Presiden Iran Ajak Rakyatnya Bersatu untuk Membangun Negara
Presien Republik Islam Iran mengatakan, semangat dan harapan baru terhembus ke dalam tubuh bangsa Iran.
Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di hadapan ribuan warga Provinsi Yazd, pusat Iran, Senin (7/3/2016).
Ia menambahkan, Iran tidak akan pernah melupakan orang-orang yang mengabdi kepada negara ini, dan tak ada seorangpun mampu memadamkan nama dan kebesaran mereka yang telah berupaya mengagungkan revolusi dan mereka yang hari ini menjadi kebanggaan Iran.
"Rakyat besar dan pahlawan Republik Islam Iran telah melakukan pekerjaan besar dalam pemilu 26 Februari dan membuat kagum dunia. Dalam pemilu ini, bukan kemenangan satu faksi terhadap faksi lain. Namun semua faksi dan partai menang dalam pemilu ini," ujarnya seperti dilansir IRNA.
Presiden Iran menegaskan, dalam pemilu ini, moral menang atas amoral dan moderat menang atas ekstrem.
"Hari ini, pasca pemilu, kita harus saling bergandengan tangan untuk menciptakan Iran yang lebih terhormat dan makmur dan membangun Iran melalui persatuan dan koordinasi," jelasnya.
Kunjungan Rouhani ke Provinsi Yazd merupakan kunjungan kerja provinsi ke-22 dari pemerintah ke-11 Iran.
Rouhani tiba di Provinsi Yazd pada Senin dan disambut oleh gubernur, Wali Fakih dan Imam Shalat Jumat di provinsi ini serta para pejabat tinggi lokal. (RA)