Baghaei: Serangan Zionis ke Karavan Sumud = Aksi Teroris!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189230-baghaei_serangan_zionis_ke_karavan_sumud_aksi_teroris!
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan rezim Zionis terhadap kapal-kapal armada kemanusiaan Sumud 2 di perairan internasional serta penangkapan brutal para aktivis pro-Palestina sebagai tindakan teroris.
(last modified 2026-05-01T06:48:09+00:00 )
May 01, 2026 13:44 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Jubir Kemlu Iran
    Esmaeil Baghaei, Jubir Kemlu Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan rezim Zionis terhadap kapal-kapal armada kemanusiaan Sumud 2 di perairan internasional serta penangkapan brutal para aktivis pro-Palestina sebagai tindakan teroris.

Menurut laporan Pars Today, 1 Mei 2026, Esmaeil Baghaei menyatakan bahwa armada Sumud dibentuk dengan partisipasi puluhan negara untuk mematahkan blokade zalim Gaza dan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Serangan terhadap misi kemanusiaan ini, tegasnya, bukan hanya pelanggaran terhadap misi bantuan, tetapi juga pukulan bagi nurani kemanusiaan dan nilai-nilai universal.

Baghaei juga menyoroti pemindahan para tawanan ke penjara Ktziot, yang dikenal sebagai simbol penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan Palestina. Pemindahan ini, menurutnya, disertai perilaku hina dan tidak manusiawi dari Menteri Keamanan Dalam Negeri Rezim Zionis terhadap para tahanan. Ini adalah bukti lain dari jatuhnya moral rezim tersebut.

Jubir Kemlu Iran menyerukan tanggung jawab komunitas internasional, PBB, dan semua pemerintah untuk mengutuk pelanggaran berulang rezim Zionis, meminta pertanggungjawaban para penjajah, serta memberikan dukungan menyeluruh bagi gerakan kemanusiaan pro-Rakyat Gaza dan tuntutan global untuk pembebasan segera para tahanan.

Armada kemanusiaan Sumud bukanlah ancaman militer. Mereka membawa makanan, obat-obatan, dan harapan. Namun Israel tetap menyerang mereka di perairan internasional yang secara hukum disebut pembajakan. Dan para aktivis yang tertangkap diberi "hadiah" sel penjara Ktziot yang terkenal kejam.

Seruan Baghaei mungkin hanya gema di ruang hampa diplomatik, karena telinga dunia saat ini sedang disibukkan dengan suara bom dan harga minyak. Namun dokumentasi tetap penting. Sebab sejarah biasanya tidak mengulang, tetapi selalu diam-diam mengingat. Dan ketika catatan kejahatan sudah lengkap, tidak ada lidah atau lobi yang bisa menyelamatkan rezim yang jatuh moralnya seperti ini.(sl)