Qasemi: Terus Menuduh, Turki Ingin Justifikasi Intervensinya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i35096-qasemi_terus_menuduh_turki_ingin_justifikasi_intervensinya
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Turki dengan terus melemparkan tuduhan kepada pihak lain dan mengulang ulang klaim politis tak berdasar, sebenarnya sedang berusaha menjustifikasi kebijakan interventif dan ekspansifnya terhadap negara-negara tetangga.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 27, 2017 16:01 Asia/Jakarta
  • Bahram Qasemi
    Bahram Qasemi

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Turki dengan terus melemparkan tuduhan kepada pihak lain dan mengulang ulang klaim politis tak berdasar, sebenarnya sedang berusaha menjustifikasi kebijakan interventif dan ekspansifnya terhadap negara-negara tetangga.

IRNA (27/3) melaporkan, Bahram Qasemi, Jubir Kemenlu Iran menyinggung statemen tak berdasar dan tidak bisa dibenarkan Presiden Turki terhadap Iran di Istanbul.

Ia menuturkan, sungguh disayangkan statemen-statemen tidak berdasar, interventif dan sumber masalah yang disampaikan petinggi Turki terhadap negara-negara tetangganya terus berlanjut dan mereka berusaha menjustifikasi kebijakan interventif dan ekspansifnya dengan menuduh pihak lain serta mengulang klaim-klaim politis.

Qasemi juga menyinggung pernyataan tidak benar Deputi Perdana Menteri Turki terkait gelombang baru pengungsi berjumlah tiga juta orang dari sejumlah negara yang ada di Iran menuju ke Turki lalu ke Eropa.

Jubir Kemenlu Iran membantah tuduhan tersebut dan mengatakan, Iran lebih dari 30 tahun menampung jutaan imigran dari sejumlah negara tetangga dan Turki harus belajar dari Iran tentang bagaimana selama lebih dari tiga dekade menjadi tempat tinggal jutaan pengungsi dan tidak pernah menyalahgunakan masalah kemanusiaan ini demi kepentingan-kepentingan dan motif politik tertentu terhadap negara lain.

Qasemi juga menyarankan agar para pejabat Turki tidak mencampuradukkan masalah kemanusiaan dengan konflik politik dan meminta mereka menghormati kedaulatan negara tetangga dan tuntutan rakyat Suriah serta Irak yang memilih pemerintahan mereka sendiri.

Menurut Jubir Kemenlu Iran, Tehran menilai penghormatan atas kedaulatan nasional dan integritas teritorial negara-negara tetangga sebagai opsi terbaik untuk memperkuat dan memperluas hubungan di antara bangsa-bangsa dunia.

"Dialog konstruktif dengan negara-negara tetangga adalah metode paling tepat ketimbang melemparkan tuduhan, untuk memperkuat dan memperkokoh hubungan di antara mereka," pungkasnya. (HS)