Rahbar: "Tangan-tangan" Musuh Luncurkan Perang Proxy
-
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengatakan, "tangan-tangan musuh" di negara-negara regional meluncurkan perang proxy.
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di acara peringatan Haul Imam Khomeini ke-28 yang digelar di kompleks makam Pendiri Republik Islam Iran ini di Tehran, ibukota Iran, Minggu (4/6/2017).
Rahbar menambahkan, kehadiran Arab Saudi di Bahrain tidak logis, sebab, mengapa sebuah negara asing harus mengirim pasukan ke negara ini dan ingin memaksakan kehendaknya, di mana hasilnya menyebabkan kehinaan dan aib?
Ayatullah Khamenei lebih lanjut menuturkan, jika Arab Saudi menyuap Amerika Serikat dengan miliaran dolar pun agar bersamanya, Riyadh tidak akan mencapai hasilnya, dan tidak akan menang dalam mengagresi rakyat Yaman.
Di bagian lain pidatonya, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyinggung konspirasi musuh untuk melancarkan perang proxy di negara-negara kawasan.
"Hari ini, kelompok teroris Daesh telah diusir dari tempat kelahirannya di Suriah dan Irak dan kelompok teroris ini pergi ke arah negara-negara seperti Afghanistan, Pakistan dan bahkan Filipina dan Eropa. Api yang mereka nyalakan ini telah membakar mereka sendiri," jelasnya.
Ayatullah Khamenei menilai nama Imam Khomeini ra sebagai Pendiri Republik Islam Iran sebagai nama yang terikat dengan revolusi, di mana keduanya tidak dapat dipisahkan dan Revolusi Islam adalah "seni" terbesar Imam Khomeini ra.
Rahbar juga menyinggung pemilu presiden di Iran yang diselenggarakan baru-baru ini. Beliau mengatakan, lihatlah kecarutan musuh sampai di mana! Presiden AS, Donald Trump, menari dengan pedang di sebuah pemerintahan kesukuan dan dekaden, dan ia keberatan dengan suara 40 juta-an rakyat Iran. (RA)