Menlu Iran: Rezim Zionis, Ancaman Utama bagi Dunia Islam
-
Mohamamd Javad Zarif, Menlu RII
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyebut rezim Zionis Israel sebagai ancaman utama bagi dunia Islam.
Mohammad Javad Zarif mengungkapkan hal itu kepada wartawan ketika tiba di Turki pada Selasa (1/8/2017) untuk berpartisipasi dalam pertemuan luar biasa para Menlu negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dengan tema al-Quds dan Palestina.
"Pertemuan luar biasa OKI di Turki yang mengusung tema al-Quds dan Palestina merupakan langkah yang tepat dan terkoordinasi negara-negara Muslim," kata Zarif ketika menyinggung kelanjutan kebijakan rezim Zionis yang berusaha mengubah identitas dan komposisi wilayah pendudukan serta Yahudisasi di Palestina.
Ia menjelaskan, rezim Zionis mengambi kebijakan ini disebabkan negara-negara Muslim sedang sibuk dengan isu-isu lain dan mengejar tujuan-tujuan yang tidak realistis dan tidak perlu.
Zarif lebih lanjut menegaskan, pencegahan kelanjutan kebijakan ekspansionis dan agresif rezim Zionis terhadap hak-hak rakyat Palestina adalah tujuan utama Iran.
"Hal ini penting bahwa negara-negara Muslim dan kawasan harus waspada terhadap kebijakan-kebijakan rezim Zionis, dan tidak membiarkan rezim palsu ini mengalihkan perhatian dunia Islam dari bahaya utama ini," pungkasnya.
Pertemuan luar biasa para Menlu negara-negara anggota OKI digelar di Istanbul pada Selasa dengan fokus transformasi terbaru di al-Quds dan Masjid al-Aqsa.
Unjuk rasa rakyat Palestina di Tepi Barat, al-Quds dan Jalur Gaza terhadap langkah-langkah keamanan rezim Zionis di Masjid al-Aqsa selama beberapa hari lalu, yaitu sejak tanggal 14 Juli 2017 telah menyebabkan 16 warga Palestina gugur syahid dan lebih dari 400 lainnya terluka.
Menyusul protes luas Palestina dan kalangan internasional terhadap penutupan gerbang-gerbang Masjid al-Aqsa dan pemasangan gate-gate keamanan di pintu-pintu masuk ke tempat suci ini, rezim Zionis terpaksa mencabut gate-gate tersebut. (RA)