Rouhani: Iran akan Tindak Pelanggar JCPOA
-
Presiden Iran, Hassan Rouhani
Hassan Rouhani dalam acara pelantikannya sebagai presiden Iran yang berlangsung di gedung parlemen negara ini menyatakan, Dunia tahu bahwa segala bentuk pelanggaran terhadap JCPOA akan berhadapan dengan reaksi solid rakyat dan pemerintah Iran.
Presiden Rouhani hari Sabtu (5/8) menyampaikan sumpah jabatan sebagai presiden Republik Islam Iran ke-7 di hadapan para anggota parlemen dan pejabat tinggi Iran serta delegasi lebih dari 100 negara dunia dan lembaga internasional.
Dalam statemennya, presiden Iran menegaskan bahwa Tehran tidak akan menjadi pihak yang memulai pelanggaran terhadap JCPOA.
"Inkonsistensi AS dalam implementasi JCPOA disebabkan karena kedaulatan negara ini bergantung pada politik ilegal dan tidak efektif berupa sanksi dan penghinaan. [Kini] masyarakat dunia, bahkan mitra lama AS sendiri membuktikan bahwa Washington tidak bisa dipercaya sebagai sekutu, bahkan oleh pihak yang berunding dengannya sekalipun," ujar Hassan Rouhani Sabtu sore.
"Kekuatan asing yang hanya memikirkan kepentingan jangka pendeknya dengan menjual senjata senilai miliaran dolar untuk menyulut instabilitas dan konflik supaya lebih membara di kawasan, hanya bertujuan untuk menciptakan perpecahan supaya bisa mewujudkan mewujudkan tujuannya," pungkasnya.