Presiden Iran: Negosiasi, Solusi Terbaik Akhiri Konflik Semenanjung Korea
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42336-presiden_iran_negosiasi_solusi_terbaik_akhiri_konflik_semenanjung_korea
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Tehran menginginkan perdamaian dan ketenteraman di kawasan Semenanjung Korea dan penyelesaian konflik melalui dialog dan perundingan
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Aug 07, 2017 06:39 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Kim Yong Nam, Ketua Kongres Nasional Korea Utara (Ketua Majelis Tertinggi Korut)
    Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Kim Yong Nam, Ketua Kongres Nasional Korea Utara (Ketua Majelis Tertinggi Korut)

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Tehran menginginkan perdamaian dan ketenteraman di kawasan Semenanjung Korea dan penyelesaian konflik melalui dialog dan perundingan

Hassan Rouhani mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan Kim Yong Nam, Ketua Kongres Nasional Korea Utara (Ketua Majelis Tertinggi Korut) di Tehran, ibukota Iran, Minggu (6/8/2017) sore.

"Republik Islam Iran meyakini, satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik di Semenanjung Korea adalah negosiasi dan dialog," kata Rouhani.

Ia menyatakan harapan atas dimulainya perundingan antara Korea Utara dan Korea Selatan untuk menyelesaikan sengketa kedua negara.

Rouhani menegaskan, Iran meyakini bahwa kesepahaman dan perundingan adalah cara terbaik untuk mengakhiri perselisihan.

Di bagian lain pernyataannya, Rouhani mengatakan bahwa Iran dan Korut memiliki hubungan yang baik dan hubungan ini akan berlanjut.

"Republik Islam Iran meyakini bahwa semua bangsa di dunia harus dihormati dan segala bentuk intervensi dalam urusan internal negara lain adalah tidak benar," ujarnya.

Presiden Iran juga menyetujui usulan Korut agar Troika Gerakan Non Blok (GNB) lebih aktif untuk membela kepentingan negara-negara anggotanya.

Sementara itu, Ketua Kongres Nasional Korut menyerukan perluasan hubungan dengan Iran di berbagai bidang termasuk ekonomi, ilmiah dan teknologi.

Kim Yong Nam juga menekankan peran dan posisi GNB, dan menuturkan, Korut berharap melalui penguatan GNB akan terwujud kerjasama konstruktif di antara negara-negara anggota gerakan ini dalam kerangka mempromosikan perdamaian dan keamanan. (RA)