Iran Peringatkan Represi AS terhadap IAEA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i43318-iran_peringatkan_represi_as_terhadap_iaea
Wakil tetap Republik Islam Iran di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memperingatkan dampak merusak represi ilegal terhadap organisasi internasional ini.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Aug 25, 2017 01:34 Asia/Jakarta
  • Wakil Iran di IAEA
    Wakil Iran di IAEA

Wakil tetap Republik Islam Iran di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memperingatkan dampak merusak represi ilegal terhadap organisasi internasional ini.

Menurut laporan IRNA, wakil tetap Iran di IAEA saat mereaksi kunjungan Nikki Haley, duta besar AS di PBB ke Wina dan pertemuannya dengan staf organisasi nuklir ini di statemennya menyatakan, Iran tidak akan mengijinkan penyalahgunaan undang-undang IAEA kepada Amerika demi kepentingan politiknya.

Di statemen perwakilan Iran di Wina disebutkan, klaim Amerika terkait bahwa validitas laporan IAEA tergantung pada seberapa besar akses para inspektur yang diberikan Iran, sebagai klaim aneh serta pernyataan keliru yang bukan saja mempertanyakan kredibilitas organisasi nuklir ini dan laporannya terkait Iran serta negara lain.

Statemen ini menambahkan, klaim seperti ini sama halnya mencitrakan IAEA dan laporannya tidak dapat dipercaya serta sepertinya pernyataan ini muncul akibat kurangnya informasi dan pengalaman tim politik baru di Amerika.

"Kekhawatiran AS atas apa yang mereka sebut tidak komitmennya Iran dalam melaksanakan janjinya dalam koridor Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dirilis di saat berbagai laporan IAEA menyebutkan komitmen penuh Tehran terhadap janjinya di kesepakatan nuklir ini dan kebijakan gagal AS dalam menyebarkan Iranphobia," tambah statemen perwakilan Iran.

Perwakilan Iran di Wina menekankan, Republik Islam mengharapkan dirjen IAEA, inspektur dan teknisinya melanjutkan tugas dan misinya terkait JCPOA dengan penuh amanah serta profesional.

Nikki Haley hari Rabu (23/8) bertemu dengan Yukiya Amano, dirjen IAEAdi Wina untuk menekan organisasi nuklir ini guna menginspeksi pusat-pusat militer Iran. (MF)