Dua Tentara Zionis Tewas di Lebanon Selatan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i188684-dua_tentara_zionis_tewas_di_lebanon_selatan
Pars Today - Militer rezim Zionis mengumumkan tewasnya dua tentara dan luka-lukanya sembilan personel lainnya akibat ledakan bom di Lebanon selatan.
(last modified 2026-04-19T06:10:24+00:00 )
Apr 19, 2026 13:06 Asia/Jakarta
  • Tentara Zionis tewas
    Tentara Zionis tewas

Pars Today - Militer rezim Zionis mengumumkan tewasnya dua tentara dan luka-lukanya sembilan personel lainnya akibat ledakan bom di Lebanon selatan.

Melaporkan dari Al Mayadeen, IRNA pada Minggu, 19 April 2026, militer Israel menyatakan bahwa akibat ledakan bom di kawasan Al-Jabin, Lebanon selatan, dua tentara tewas dan sembilan lainnya terluka, di mana kondisi satu di antaranya kritis.

Beberapa sumber Zionis hanya mengonfirmasi satu tentara tewas. Dengan demikian, jumlah korban militer rezim sejak 2 Maret 2026 mencapai 15 orang.

45 Hari Perlawanan, 10 Hari Gencatan Senjata

Perlawanan Islam Lebanon, dalam 45 hari pertempuran dan serangan kuat terhadap posisi rezim Zionis, memaksa rezim tersebut menerima gencatan senjata. Gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan rezim Zionis mulai berlaku pada tengah malam Kamis, 16 April 2026.

Hizbullah Rilis Peta Kerugian Israel

Hizbullah Lebanon baru-baru ini merilis peta tentang tingkat kerusakan peralatan militer Israel di berbagai front Lebanon selatan.

Berdasarkan peta tersebut, pasukan Perlawanan Islam dalam periode 2 Maret hingga 16 April 2026, selama operasi yang dikenal sebagai Pertempuran "Badai yang Dimakan", berhasil menarget: 188 unit tank, 16 buldoser militer, 21 kendaraan militer milik rezim Zionis.

Laporan ini menekankan bahwa serangan-serangan ini dilakukan di berbagai wilayah konflik di Lebanon selatan, dan merupakan bagian dari tindakan militer Hizbullah dalam periode tersebut.

Peringatan Hizbullah: Lebanon Selatan Kuburan Penjajah

Pada awal Pertempuran "Ka'ashfin Ma'kul", Hizbullah Lebanon telah memperingatkan Zionis bahwa jika mereka memasuki wilayah Lebanon, selatan Lebanon akan menjadi kuburan bagi tentara dan peralatan militer para penjajah.

Sederhana saja, angka tidak berbohong: 188 tank, 16 buldoser, 21 kendaraan militer, itu bukan sekadar statistik. Itu adalah biaya yang dibayar Zionis dalam upaya mereka menundukkan perlawanan Lebanon selatan.

Gencatan senjata 10 hari bukanlah hadiah dari Israel. Itu adalah hasil dari 45 hari perlawanan yang membuat musuh kehabisan napas.

Peringatan Hizbullah terbukti: Lebanon selatan memang bukan tempat yang aman bagi penjajah. Dan jika mereka lupa, peta kerugian ini akan selalu mengingatkan.(sl)