Rahbar Minta Pemerintahan Rouhani Bekerja Ekstra
https://parstoday.ir/id/news/iran-i43412-rahbar_minta_pemerintahan_rouhani_bekerja_ekstra
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, menjaga orientasi, semangat revolusioner dan agama adalah penting dalam diplomasi.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Aug 26, 2017 14:32 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Rahbar dengan Rouhani dan kabinet baru
    Pertemuan Rahbar dengan Rouhani dan kabinet baru

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, menjaga orientasi, semangat revolusioner dan agama adalah penting dalam diplomasi.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Presiden Hassan Rouhani dan para menterinya di Tehran, Sabtu (26/8/2017).

Di bidang diplomasi, ujarnya, pemerintah harus bertindak gesit, ter-update, cepat dan waspada.

"Dalam urusan diplomasi, kita harus bangga dengan revolusi dan merasa mulia dengan mengamalkan norma-norma nasional yaitu norma-norma yang bersumber dari revolusi seperti, melawan arogansi, kezaliman dan menentang hegemoni," tegasnya.

Ayatullah Khamenei lebih lanjut mengatakan, konsisten terhadap posisi dan norma-norma revolusioner akan mengundang penghormatan dari pihak lain, dan hal ini tidak bertentangan dengan seni diplomasi yang lembut, penuh energi dan mempesona.

Rahbar juga meminta pemerintah untuk membuka payung diplomasi bagi seluruh dunia dan tidak fokus pada hubungan dengan beberapa negara saja.

Di bagian lain, Ayatullah Khamenei menyebut ekonomi sebagai prioritas yang sesungguhnya bagi Iran, dan meminta pemerintah bekerja ekstra untuk memecahkan problema kehidupan masyarakat termasuk masalah pengangguran.

Ekonomi, lanjutnya, harus dibebaskan dari minyak dan tujuan penting ini akan terwujud dengan memperhatikan sarana, kapasitas dan sumber daya manusia Iran.

Masukan dan saran Rahbar kepada pemerintahan Rouhani antara lain; menyelesaikan persoalan masyarakat, memiliki spirit jihad dan upaya berlipat ganda, pantang menyerah, membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat, memelihara dan memperkuat semangat sosial, dan menghindari kemewahan. (RM)