Salami: Memerangi Iran Tidak Mencapai Apapun Kecuali Kekalahan
-
Brigadir Jenderal Hossein Salami,Wakil Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC
Wakil Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, memerangi rakyat Iran tidak akan menghasilkan apapun kecuali kekalahan.
"Pertahanan Suci membawa keamanan bagi rakyat Republik Islam Iran," kata Brigadir Jenderal Hossein Salami dalam pidatonya di kota Gorgab, Provinsi Isfahan, pusat Iran, Kamis (21/9/2017) malam.
Ia menambahkan, Pertahanan Suci –dalam menghadapi perang yang dipaksakan rezim Saddam Irak terhadap Iran selama delapan tahun– merupakan tampilan persatuan rakyat Iran dalam menghadapi arogansi dunia.
Menurutnya, Republik Islam Iran mewarisi identitasnya dari budaya Asyura.
"Apa yang telah ditunjukkan bangsa Republik Islam Iran dalam melawan Amerika Serikat, rezim Zionis (Israel) dan sekutunya adalah dunia perlawanan dan keberanian laki-laki dan perempuan yang telah terinspirasi oleh budaya Asyura dan Wali-Faqih pada zaman mereka," jelasnya.
Brigjen Salami mengatakan, Iran dalam periode delapan tahun Pertahanan Suci secara sendirian mampu menghancurkan "kebesaran" para arogan dunia.
"Berkat pengorbanan periode delapan tahun Pertahanan Suci tersebut, hari ini, semua menilai Republik Islam Iran sebagai kombinasi dari perlawanan, keberanian dan kesabaran, ujarnya.
Wakil Komandan Pasukan IRGC/Pasdaran lebih lanjut menyinggung pidato tidak diplomatis dan anti-Iran Donald Trump, Presiden AS di Majelis Umum PBB di New York pada Selasa. Ia mengatakan, orang-orang AS harus malu dengan pidato yang tidak berdasar ini.
Brigjen Salami menilai AS sebagai pendukung utama rezim-rezim jahat seperti rezim Al Saud dan rezim Zionis.
"Arab Saudi dan rezim Zionis (Israel) masing-masing membantai rakyat tertindas Yaman dan Palestina dengan dukungan AS," jelasnya.
Ia menuturkan, orang-orang AS seperti itu tidak dapat menghina bangsa Iran yang merupakan manifestasi dari kebanggaan dan simbol perlawanan bagi bangsa-bangsa Muslim. (RA)