Zarif: Semua Pihak Harus Menghormati JCPOA
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif, menilai kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) sebagai sebuah kesepakatan internasional yang didukung Dewan Keamanan PBB seraya menyatakan, "Semua pihak termasuk Amerika Serikat harus menghormati JCPOA."
IRNA melaporkan, hal itu dikemukakan Sabtu (23/9/2017) oleh Zarif di akhir pertemuan trilateral dengan mitranya dari India dan Oman di kantor perwakilan tetap Oman di PBB.
Zarif menambahkan, JCPOA berjalan dengan baik.
Kesepakatan nuklir Iran dengan Kelompok 5+1 (Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Amerika Serikat dan Jerman) mulai diberlakukan pada Januari 2016, akan tetapi Amerika Serikat sebagai salah satu penandatangan kesepakatan tersebut menolak melaksanakn komitmennya.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menekankan penentangannya atas JCPOA dan bahkan menilai kesepakatan tersebut sebagai sebuah kesepakatan buruk, serta menuntut pembatalannya. Akan tetapi berbagai pihak dalam JCPOA menolak tuntutan tersebut.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran juga menilai hubungan Iran, Oman dan India sangat baik dan menekankan, pertemuan ini bertujuan membicarakan kapasitas dan kerja sama antara ketiga negara di bidang energi.
Sejumlah isu regional juga dibicarakan Zarif dengan kedua mitranya.(MZ)