Jubir Kemlu Iran: Suriah Berhak Membela Diri
-
Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, kehadiran Republik Islam di Suriah dalam bentuk penasihat dilakukan atas permintaan resmi dari pemerintah sah Damaskus.
Bahram Ghasemi mengatakan hal itu pada hari Sabtu (10/2/2018) ketika mereaksi agresi terbaru jet-jet tempur rezim Zionis Israel ke wilayah Suriah dan penembakan jet tempur F-16 milik rezim tersebut oleh Unit Pertahaan Udara Militer Suriah.
"Suriah sebagai sebuah negara independen memiliki hak legal untuk melindungi integritas teritorialnya dalam menghadapi segala bentuk agresi asing. Rezim Zionis (Israel) tidak akan mampu menutupi agresi dan berbagai kejahatannya terhadap bangsa-bangsa Mulsim dengan cara melakukan proyeksi dan pembohongan permanen yang merupakan sifat asli rezim ilegal ini," imbuhnya.
Ia menjelaskan, klaim penerbangan pesawat tanpa awak Iran dan keterlibatan negara ini dalam menembak jatuh jet tempur rezim Zionis di Suriah adalah konyol, sebab, Republik Islam hanya hadir di Suriah dalam bentuk penasihat dan atas permintaan pemerintah sah negara ini.

Pertahanan Udara Suriah menembak jatuh jet tempur F-16 milik rezim Zionis yang melanggar zona udara negara Arab itu pada Sabtu dini hari.
Beberapa jam setelah insiden tersebut, jet-jet tempur Israel menyerang beberapa target di Provinsi Rif Dimasq, Suriah. (RA)