Pertahankan AS di JCPOA, Dalih Eropa Sanksi Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i53555-pertahankan_as_di_jcpoa_dalih_eropa_sanksi_iran
Juru Bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, Parlemen Iran mengatakan, penerapan sanksi baru terhadap Iran dengan dalih mempertahankan Amerika Serikat dalam JCPOA, menimbulkan kerugian baru yang berujung dengan pelanggaran kesepakatan nuklir Iran.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 18, 2018 11:10 Asia/Jakarta
  • Hossein Naghavi Hosseini
    Hossein Naghavi Hosseini

Juru Bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, Parlemen Iran mengatakan, penerapan sanksi baru terhadap Iran dengan dalih mempertahankan Amerika Serikat dalam JCPOA, menimbulkan kerugian baru yang berujung dengan pelanggaran kesepakatan nuklir Iran.

Jubir Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Hossein Naghavi Hosseini, (17/3/2018) menyinggung keputusan tiga negara Eropa terkait penerapan sanksi baru atas Iran dengan dalih untuk mempertahankan Amerika dalam kesepakatan nuklir JCPOA.

Menurut Hosseini, sikap Republik Islam Iran soal JCPOA, sepenuhnya transparan, oleh karena itu jika Amerika tetap ingin keluar dari JCPOA, maka komitmen Iran dalam kesepakatan nuklir ini juga tidak akan dipertahankan lagi.

kesepakatan nuklir Iran dan Kelompok 5+1

Jerman, Perancis dan Inggris mengklaim berhasil membujuk Presiden Amerika, Donald Trump agar tetap dalam kesepakatan nuklir JCPOA dan mengusulkan penerapan sanksi baru atas Iran yang menargetkan orang-orang yang terlibat dalam program rudal dan aktivitas Iran di Suriah.

Bahram Ghasemi, Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Sabtu (17/3/2018) mengatakan, isu rudal dan pertahanan setiap negara adalah urusan dalam negeri negara itu sendiri, tidak ada satu negara pun yang berhak merundingkan kemampuan pertahanan yang terkait dengan kedaulatan dan integritas teritorial. (HS)