Iran akan Cabut Batasan Nuklir jika JCPOA Dilanggar
-
politik Trump untuk keluar dari JCPOA
Mantan juru bicara kementerian luar negeri Iran, Hamidreza Asefi menyatakan, "Jika Amerika Serikat keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), maka tidak ada alasan bagi Iran untuk memberlakukan batasan [di bidang nuklir]."
Hal itu dikemukakan Asefi pada hari Ahad (8/4/2018), dalam wawancaranya dengan IRNA, menyinggung soal kemungkinan keluarnya AS dari JCPOA dan mengatakan, "Mengingat perubahan kabinet Presiden AS dan tampilnya tokoh-tokoh radikal di dalamnya, merupakan indikasi berlanjutnya upaya keluarnya Trump dari JCPOA."
Asefi yang juga pernah menjabat sebagai duta besar Iran untuk Paris, menilai pernyataan sejumlah pejabat pendukung JCPOA di Amerika Serikat, sangat rasional dan mengatakan, "Para tokoh politik pro-JCPOA memiliki argumentasi kuat dalam hal ini, dan terlepas dari berbagai prediksi, masih tidak jelas soal keluarnya AS dari JCPOA."
Mantan diplomat Iran ini juga menyinggung kemampuan Iran yang bisa cepat memperkaya uranium hingga 20 persen atau lebih, jika menghadapi pelanggaran JCPOA dari pihak seberang.(MZ)