Zarif: Jika JCPOA Dibatalkan, Iran akan Percepat Aktivitas Nuklirnya
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Jumat (20/4) saat mereaksi potensi Amerika keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehesif (JCPOA) menjelaskan, Iran telah mempersiapkan sejumlah opsi dan salah satunya adalah memulai aktivitas nuklirnya lebih cepat dari sebelumnya.
FNA melaporkan, Zarif saat diwawancarai televisi CBS Amerika seraya menekankan bahwa opsi ini siap dilaksanakan mengingatkan, Iran akan mengambil keputusan yang diperlukan di kesempatan yang tepat.
Menlu Iran juga menekankan, pengakuan terbaru kandidat menlu Amerika usulan Presiden Donald Trump bahwa Iran tidak pernah mengejar senjata nuklir menunjukkan tidak ada alasa untuk menjatuhkan sanksi terhadap Tehran.
"Kini Amerika kembali ingin menjatuhkan sanksi terhadap Iran, karena Republik Islam tidak menginginkan senjata nuklir," papar Zarif.
Mike Pompeo, kandidat menlu usulan Trump yang saat ini menjabat direktur CIA hari Kamis saat sidang komisi hubungan luar negeri Senat yang mengkaji kelayakannya untuk menempati posisi menlu Amerika mengatakan, "Iran sebelum kesepakatan nuklir juga tidak mengejar senjata nuklir. Kini sepengetahuan Saya, tidak ada indikasi meski jika tidak ada JCPOA, Iran juga tidak menginginkan senjata nuklir." (MF)