Zarif: Hubungan Iran-Cina selalu Baik dan Positif
-
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, hubungan Beijing dan Tehran selalu baik dan positif dan hubungan ini memiliki sensitivitas yang tinggi setelah tercapainya perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).
Hal itu dikatakan Zarif ketika tiba di Beijing, ibu kota Cina pada hari Minggu (13/5/2018). Dia langsung bertemu dengan Direktur Jenderal Departemen Urusan Asia Barat dan Afrika Utara di Kementerian Luar Negeri Cina, Deng Li.
Zarif dan Deng Li menekankan pentingnya hubungan politik dan ekonomi antara Iran dan Cina terutama dalam mempertahankan perjanjian JCPOA.
Menlu Iran mengunjungi Cina untuk bertukar pandangan dengan para pejabat senior Beijing mengenai JCPOA dan mengevaluasi kemungkinan kelanjutan perjanjian ini selama kepentingan Iran masih terjamin.
Menurut rencana, Zarif akan bertemu dengan Menlu Cina Wang Yi guna membicarakan JCPOA.
Pada tanggal 8 Mei 2018, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan bahwa Washington keluar dari JCPOA dan memulihkan kembali sanksi-sanksi nuklir terhadap Iran dalam 3-6 bulan kedepan. Dia mengulang kembali klaim-klaim tidak berdasarnya terhadap Iran. (RA)