Zarif: Langkah Sembrono AS akan Berakhir dengan Keuntungan Iran
-
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif menyinggung langkah tidak produktif dan tidak ditimbang Presiden Amerika Serikat Donald Trump termasuk keluarnya negara ini dari perjanjian nuklir, JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama).
Zarif dalam jumpa pers dengan anggota Kamar Dagang Iran hari, Minggu (24/6/2018) mengatakan, "biaya pencemaran nama baik" Trump akan berakhir dengan keuntungan Iran.
Menurutnya, tujuan strategis AS adalah agar Iran keluar dari JCPOA. Namun, lanjut Zarif, Iran mengetahui tujuan musuh, tapi ini juga bukan berarti bahwa Iran tidak akan keluar dari perjanjian itu dalam kondisi apapun.
Zarif menuturkan, AS telah memulai periode tekanan terhadap Iran dan berusaha untuk menghancurkan negara ini.
Di masa lalu, kata Zarif, para pejabat AS duduk di Gedung Putih dan sekutu mereka di Eropa dan di tempat lain mengikuti tuntutan AS untuk mengembargo Iran, namun periode ini telah berakhir.
Menlu Iran menilai partisipasi perusahaan kecil dan menengah Eropa sebagai kunci dari penyelesaian persoalan ekonomi dan pertukaran negaranya dengan Eropa.
"Motor penggerak negara-negara Eropa adalah perusahaan-perusahaan kecil dan menengah, yang bahkan bisa menggantikan posisi perusahaan-perusahaan besar," ujarnya.

Di bagian lain pernyataannya, Zarif menyinggung kebohongan media-media Barat terkait dengan Iran. Dia mengatakan, Reuters setiap hari memproduksi sekitar 50 berita bohong tentang ekonomi Iran dan ini harus diwaspadai.
Menlu Iran menyebut orang-orang yang aktif di sektor swasta Iran sebagai tentara utama ekonomi dan motor penggerak kemajuan negara. (RA)