Salami: Tanpa Libatkan Iran, Penyelesaian Krisis di Kawasan, Mustahil
https://parstoday.ir/id/news/iran-i59526-salami_tanpa_libatkan_iran_penyelesaian_krisis_di_kawasan_mustahil
Wakil Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan, Iran telah berubah menjadi negara kuat dalam beberapa tahun terakhir dan penyelesaian persoalan di kawasan tidak mungkin dilakukan tanpa melibatkan negara ini.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jul 03, 2018 16:31 Asia/Jakarta
  • Wakil Komandan Pasdaran,  Brigadir Jenderal Hossein Salami
    Wakil Komandan Pasdaran, Brigadir Jenderal Hossein Salami

Wakil Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan, Iran telah berubah menjadi negara kuat dalam beberapa tahun terakhir dan penyelesaian persoalan di kawasan tidak mungkin dilakukan tanpa melibatkan negara ini.

Hal itu dikatakan Salami dalam sebuah pernyataan di Provinsi Golestan, utara Iran  pada hari Selasa (3/7/2018). Dia menegaskan bahwa rakyat Iran tidak memiliki rasa takut sedikitpun terhadap ancaman dan intimidasi musuh.

 

"Musuh berpikir bisa memaksa rakyat Republik Islam Iran untuk menerima tuntutan-tuntutan mereka dengan cara memperketat sanksi dan tekanan ekonomi, namun sejarah Revolusi Islam menunjukkan bahwa Republik Islam telah berubah menjadi negara kuat meskipun ditekan terus secara ekonomi," imbuhnya.

 

Wakil Komandan Pasdaran lebih lanjut menyinggung bahwa Iran memiliki banyak kapasitas di berbagai bidang yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi.

 

"Agenda musuh saat ini adalah membuat masyarakat Iran putus asa. Mereka ingin menggunakan suasana khayalannya itu untuk mencapai tujuan-tujuannya, namun kewaspadaan rakyat dan Pemimpin Besar Revolusi Islam tidak akan mengizinkan hal itu terjadi," ujarnya.

Kapal tempur RII.

 

Salami menuturkan, musuh selalu berusaha agar Republik Islam kehilangan dukungan sosial, namun partisipasi masyarakat di berbagai hal menunjukkan dukungan mereka kepada Republik Islam, bahkan dukungan itu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (RA)