Araqchi: Iran Punya Solusi Hadapi Sanksi Minyak
-
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Politik Sayid Abbas Araqchi.
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Politik Sayid Abbas Araqchi mengatakan, jika kondisi sedemikian rupa sehingga Iran tidak bisa mengekspor minyaknya, Tehran memiliki beragam progam untuk mengatasi masalah ini.
Hal itu ditegaskan Araqchi dalam wawancara dengan Alalam, Senin (23/7/2018) ketika menyinggung sanksi minyak yang akan diterapkan oleh Amerika Serikat.
Dia menambahkan, Iran berusaha agar tidak sampai pada titik di mana negara ini akan melakukan langkah praktis dalam menghadapi sanksi minyak.
"Masyarakat dunia, sekutu-sekutu AS terutama Eropa, Cina, Rusia dan India juga tidak ingin Iran sampai ke titik itu dalam menghadapi sanksi minyak AS. Oleh karena itu, mereka berunding dengan Tehran untuk memenuhi tuntutan Iran," ujarnya.
Wamenlu Iran untuk Urusan Politik juga menyinggung paket usulan Eropa terkait dengan perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama).
Araqchi menjelaskan, paket ini meliputi sektor minyak, gas, asuransi dan semua hal mengenai tuntutan Iran dalam JCPOA.

Menurutnya, Iran menunggu hingga diberikan solusi-solusi praktis untuk melaksanakan kewajiban ini, di mana masalah tersebut sedang dirundingkan.
Di bagian lain pernyataannya, Araqchi menyinggung pendekatan Arab Saudi terhadap Iran dan kawasan.
"Arab Saudi harus mempertibangkan kembali pendekatannya di kawasan dan jenis penilaian atas kebijakan-kebijakan Republik Islam Iran," tandasnya.
Wamenlu Iran menjelaskan bahwa kawasan Asia Barat menderita akibat kesalahan perhitungan Arab Saudi di kawasan.
"Semua persoalan yang muncul di Yaman, Bahrain, Lebanon, Qatar, Suriah dan Irak disebabkan kesalahan berulang Arab Saudi," pungkasnya. (RA)