Khatami: Perang dengan Iran, AS Harus Siap Tanggung Kerugian Sekutunya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i61151-khatami_perang_dengan_iran_as_harus_siap_tanggung_kerugian_sekutunya
Khatib Shalat Idul Adha di Tehran, Iran mengatakan, Amerika Serikat menyadari jika terjadi perang dengan Iran, maka biaya perang tidak hanya terbatas pada negara itu, tapi mencakup semua sekutunya termasuk rezim Zionis Israel.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 22, 2018 12:31 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Ahmad Khatami
    Ayatullah Ahmad Khatami

Khatib Shalat Idul Adha di Tehran, Iran mengatakan, Amerika Serikat menyadari jika terjadi perang dengan Iran, maka biaya perang tidak hanya terbatas pada negara itu, tapi mencakup semua sekutunya termasuk rezim Zionis Israel.

Khatib Shalat Idul Adha Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami, Rabu (2/8/2018) dalam khutbahnya menyebut biaya yang harus ditanggung Amerika dalam perang dengan Iran sebagai "biaya raksasa".

Ia menambahkan, dapat dipastikan tidak akan pecah perang, dan Amerika tahu jika melakukan kesalahan sekecil apapun terhadap rakyat Iran, maka mereka akan menghinakannya.

Khatib Shalat Idul Qurban Tehran menjelaskan, rakyat Iran selama 40 tahun selalu berhasil membuat musuh putus asa.

"Strategi dan taktik musuh pada situasi saat ini adalah menciptakan perpecahan di antara umat Islam dan dalam kerangka strategi itu, Muslim sejati akan dibunuh dengan cara paling keji," ujarnya.

anti-Amerika di Iran

Ayatullah Khatami menyinggung statemen Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar dan menuturkan, Amerika sejak awal kemenangan Revolusi Islam Iran hingga kini berusaha melakukan perundingan dengan pemerintah Iran, namun selalu gagal dan sekarang mereka telah mengubur harapan berunding dengan Tehran.

Khatib Shalat Idul Adha Tehran melanjutkan, Amerika sebenarnya tidak ingin berunding, tapi ingin menegakkan diktatorismenya dalam perundingan.

"Amerika ingin merundingkan kekuatan rudal dan pengaruh regional Iran, namun musuh harus tahu bahwa Republik Islam Iran akan melawan diktatorisme," pungkasnya. (HS)