Rouhani kepada Macron: Keluarnya AS dari JCPOA Ilegal
https://parstoday.ir/id/news/iran-i62291-rouhani_kepada_macron_keluarnya_as_dari_jcpoa_ilegal
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Selasa (25/9) sore saat bertemu dengan sejawatnya dari Perancis, Emmanuel Macron di New York menyebut keluarnya AS secara sepihak dari JCPOA sebagai tindakan ilegal dan melanggar hukum. Ia juga menekankan pentingnya masyarakat internasional untuk melawan unilateralisme dan mempertahankan JCPOA.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 26, 2018 10:55 Asia/Jakarta
  • Rouhani dan Macron
    Rouhani dan Macron

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Selasa (25/9) sore saat bertemu dengan sejawatnya dari Perancis, Emmanuel Macron di New York menyebut keluarnya AS secara sepihak dari JCPOA sebagai tindakan ilegal dan melanggar hukum. Ia juga menekankan pentingnya masyarakat internasional untuk melawan unilateralisme dan mempertahankan JCPOA.

Hassan Rouhani juga menyebut terorisme sebagai ancaman terbesar bagi masyarakat dunia dan menilai perluasan hubungan dan kerjasama kedua negara untuk memerangi terorisme di kawasan sangat penting.

 

Sementara itu, Emmanuel Macron di pertemuan ini seraya mengucapkan bela sungkawa atas tewasnya sejumlah warga Iran di serangan teror Ahvaz menegaskan upaya Perancis untuk mempertahankan JCPOA.

Rouhani di New York

 

Presiden Perancis menilai penting interaksi dan dialog dengan Iran sebagai negara berpengaruh di kawasan dalam memerangi terorisme global. "Kita harus melawan terorisme dan unilateralisme di dunia melalui perluasan kerja sama," papar Macron.

 

Rouhani dan Macron di pertemuan ini juga menekankan pentingnya upaya memperluas hubungan dan kerja sama Iran dan Perancis di berbagai sektor termasuk perdagangan, ekonomi, pertukaran finansial dan energi. Keduanya menjelaskan tidak ada kendala dalam memperluas dan memperdalam kerja sama kedua negara. (MF)