Iran Memasuki Perundingan dengan Serius
-
Presiden Iran dan Prancis
Pars Today – Presiden negara kita dalam percakapan dengan mitranya dari Prancis mengatakan: Kami telah memasuki perundingan Islamabad dengan perhatian dan keseriusan, namun keberhasilannya bergantung pada pendekatan pihak lain.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr, Presiden sambil mengingatkan tentang pelanggaran janji Amerika Serikat dalam perundingan serta pengobaran dua perang terhadap Iran dan melakukan berbagai kejahatan terhadap bangsa Iran, mengatakan: Kami dengan perhatian dan keseriusan memasuki perundingan Islamabad, namun keberhasilannya bergantung pada pendekatan pihak lawan.
Selain itu, dalam pembicaraan telepon antara Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, dan Emmanuel Macron, Presiden Prancis, situasi terbaru mengenai gencatan senjata, perundingan Islamabad, dan kondisi Lebanon dibahas.
Presiden dalam percakapan ini menyebut serangan rezim Zionis terhadap Lebanon sebagai sumber utama ketegangan dan menegaskan: Pembantaian ratusan warga tertindas Lebanon serta serangan terhadap tempat‑tempat sipil di negara tersebut, termasuk sebuah pusat perawatan bayi, merupakan contoh nyata kejahatan perang.
Pezeshkian juga menekankan perlunya menekan rezim ini dan Amerika Serikat untuk menghentikan serangan‑serangan itu.
Presiden melanjutkan dengan menyatakan bahwa Republik Islam Iran tidak pernah mencari ketegangan atau perang dan selalu menekankan penyelesaian masalah melalui dialog berdasarkan hukum internasional. Ia menambahkan: Namun demikian, kami tidak akan ragu dalam membela hak sah kami dan integritas wilayah negara kami.
Pezeshkian juga menyebut kemampuan rudal negara sebagai alat pertahanan menghadapi tindakan agresif para penyerang dan mengkritik pasivitas organisasi internasional, termasuk PBB dan Uni Eropa, dalam menghadapi serangan ilegal terhadap Iran serta serangan brutal rezim Zionis terhadap masyarakat di kawasan.
Presiden Prancis dalam percakapan ini juga menyatakan bahwa sejak hari pertama negaranya secara resmi dan jelas telah mengutuk perang tersebut, dan saat ini pun menyambut baik gencatan senjata serta menekankan perlunya menghentikan serangan terhadap Lebanon. Ia menyatakan harapan bahwa proses perundingan Islamabad akan mengalami kemajuan.
Emmanuel Macron juga menyatakan kesiapan Paris untuk membantu terciptanya perdamaian dan ketenangan di kawasan, dan disepakati bahwa kontak antara kedua pihak akan terus berlanjut. (MF)