Prancis: Hanya dengan Dialog Cara Membuka Hormuz
https://parstoday.ir/id/news/world-i188222-prancis_hanya_dengan_dialog_cara_membuka_hormuz
ParsToday - Presiden Prancis menyebut setiap operasi militer dengan tujuan “membuka” Selat Hormuz yang strategis sebagai tidak realistis, dan menganggap satu‑satunya solusi adalah dialog dengan Iran.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Apr 02, 2026 17:57 Asia/Jakarta
  • Emmanuel Macron, Presiden Prancis
    Emmanuel Macron, Presiden Prancis

ParsToday - Presiden Prancis menyebut setiap operasi militer dengan tujuan “membuka” Selat Hormuz yang strategis sebagai tidak realistis, dan menganggap satu‑satunya solusi adalah dialog dengan Iran.

Menurut laporan ParsToday yang mengutip ILNA, Emmanuel Macron, Presiden Prancis, pada hari Kamis (02/04/2026) menyebut setiap operasi militer yang bertujuan “membuka” Selat Hormuz yang strategis sebagai tidak realistis, dan menyatakan bahwa satu‑satunya solusi adalah dialog dengan Iran.

Macron, dalam kunjungannya ke Korea Selatan, mengatakan kepada para wartawan bahwa sebagian orang mendukung ide membuka Selat Hormuz dengan paksa dan melalui operasi militer, yang terkadang merupakan posisi yang diambil oleh Amerika Serikat, meskipun posisi ini berubah‑ubah.

Macron menambahkan bahwa opsi ini tidak pernah didukung oleh Prancis, karena tidak realistis.

Presiden Prancis memperingatkan bahwa tindakan seperti itu dapat memakan waktu lama dan siapa pun yang melintasi selat itu akan berada dalam bahaya.

Tiongkok: Situasi di Selat Hormuz Akibat Perang Ilegal Amerika dan Israel

Sementara itu, Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada hari Kamis (2/4) menanggapi sebuah pertanyaan tentang pernyataan terbaru Donald Trump, Presiden Amerika, yang mengatakan bahwa beberapa negara harus langsung pergi ke Selat Hormuz dan “mengambil minyak”, dengan mengatakan bahwa akar gangguan dalam lalu lintas kapal di jalur maritim ini adalah perang ilegal Amerika dan rezim Zionis terhadap Iran.

Ia menambahkan bahwa hanya melalui penghentian pertempuran, akhir perang, dan terwujudnya perdamaian serta stabilitas di kawasan Teluk Persia, keamanan dan kelancaran pelayaran di jalur‑jalur air internasional dapat dijamin secara mendasar.(sl)