Sanksi Iran, Cara Baru AS Alihkan Opini Publik Dunia terhadap Kejahatan Saudi
-
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan bahwa AS memasukan dua warga Iran dalam daftar sanksi untuk mengalihkan opini publik dunia terhadap kejahatan Arab Saudi dalam kasus pembunuhan Khashoggi.
Kementerian keuangan AS menjatuhkan sanksi baru terhadap kelompok Taliban dengan memasukkan nama delapan orang, termasuk dua warga Iran dalam daftar nama orang yang disanksi.
Menlu Zarif di akun twitternya hari Rabu (24/10) menulis, kementerian keuangan AS lupa bahwa mereka saat ini sedang berunding dengan kelompok Taliban, dan selama bertahun-tahun menjadi pendukungnya.
Jamal Khashoggi dinyatakan hilang setelah memasuki kantor konsulat Saudi di Istanbul Turki pada 2 Oktober 2018.
Setelah kejadian tersebut, media Turki memublikasikan foto 15 orang warga Arab Saudi yang memasuki gedung Konsulat negara ini di Istanbul sekitar satu jam sebelum Jamal Khashoggi datang, dan tiga jam setelahnya mereka keluar area diplomatik tersebut.
Setelah 18 hari berlalu, akhirnya jaksa penuntut umum Saudi pada Jumat (19/10/2018) malam, mengatakan penyelidikan awal membuktikan bahwa Khashoggi tewas karena bertikai di gedung konsulat pada 2 Oktober lalu. (PH)