Suasana Shalat Jumat di Tehran, 26 Oktober 2018
https://parstoday.ir/id/news/iran-i63476-suasana_shalat_jumat_di_tehran_26_oktober_2018
Khatib Shalat Jumat Tehran Hujatul Islam Sayid Mohammad Hassan Abutorabi Fard mengatakan, Republik Islam Iran berhasil menghentikan mesin perang Amerika Serikat.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 26, 2018 22:02 Asia/Jakarta
  • Suasana Shalat Jumat di Tehran, 20 Oktober 2018.
    Suasana Shalat Jumat di Tehran, 20 Oktober 2018.

Khatib Shalat Jumat Tehran Hujatul Islam Sayid Mohammad Hassan Abutorabi Fard mengatakan, Republik Islam Iran berhasil menghentikan mesin perang Amerika Serikat.

Hal itu dikatakan Sayid Abutiorabi Fard dalam khutbah Jumat kedua di Tehran, ibukota Republik Islam Iran, Jumat, 26 Oktober 2018.

Dia menambahkan, terkait konfrontasi Amerika Serikat dan Iran dengan bersandar pada pernyataan mantan presiden AS dan statemen para analis Barat juga Timur, Republik Islam Iran akan mencapai era kegemilangannya.

Hujatul Islam Sayid Abutorabi Fard juga menyinggung kebijakan-kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Donald Trump, dan mengatakan, negara ini tidak hanya berhadapan dengan Iran, tetapi dengan dua miliar penduduk dunia.

Menurut Sayid Abutorabi Fard, mesin perang ASerika dan rezim Zionis Israel sudah tenggelam dalam lumpur.

"Strategi Republik Islam Iran adalah mencegah terjadinya perang dan tidak membiarkan Amerika meraih ambisinya dalam hal ini," tegasnya.

Dengan persatuan dan kekuatan negara-negara Muslim, katanya, bayang-bayang perang akan dapat dihapuskan dari kawasan Timur Tengah.

Ia menurutkan, rezim Al Saud yang sekarang dibenci seluruh negara dunia kecuali presiden Amerika, tidak akan mampu menyulut perang baru.