Khatib Jumat Tehran: Klaim Barat Soal HAM, Sebuah Penipuan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i65073-khatib_jumat_tehran_klaim_barat_soal_ham_sebuah_penipuan
Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani mengatakan, semua konspirasi Amerika Serikat terhadap bangsa Iran sejauh ini telah gagal dan negara itu sedang meniti jalan kehancuran.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Des 07, 2018 16:49 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani.
    Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani.

Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani mengatakan, semua konspirasi Amerika Serikat terhadap bangsa Iran sejauh ini telah gagal dan negara itu sedang meniti jalan kehancuran.

Ayatullah Movahedi Kermani dalam khutbahnya hari ini di Tehran, menyinggung peristiwa 16 Azar (7 December 1953) yang diperingati sebagai Hari Mahasiswa di Iran dan peran Washington dalam membunuh para mahasiswa negara ini.

"AS terlibat langsung dan tidak langsung di semua kejahatan yang dilakukan terhadap bangsa Iran sejak dulu sampai sekarang. AS adalah sebuah negara yang berdiri dengan cara membantai warga pribumi Amerika," ujarnya.

AS, lanjut Ayatullah Movahedi Kermani, juga melakukan kejahatan di Hiroshima dan Nagasaki serta kejahatan di penjara Guantanamo dan Abu Ghraib di Irak. Meski begitu, AS selalu menganggap dirinya sebagai pembela HAM dan demokrasi di dunia.

Menurutnya, AS mencatat rekor kekalahan di hadapan bangsa Iran dengan semua konspirasi dan kejahatan yang mereka lakukan terhadap bangsa ini.

"Konspirasi terbaru AS terhadap Iran adalah memperketat sanksi dan ini juga akan gagal," tegasnya.

Di bagian lain, Ayatullah Movahedi Kermani menilai krisis Yaman sebagai ujian yang sulit bagi masyarakat internasional, terutama Amerika dan Barat.

"Pembantaian brutal warga Yaman oleh Saudi dan beberapa negara Arab regional, menunjukkan bahwa klaim AS dan Barat soal pembelaan HAM adalah sebuah kebohongan dan penipuan," tandasnya. (RM)