Pembatasan Rudal Iran, Mimpi yang tak Akan Pernah Terwujud
https://parstoday.ir/id/news/iran-i66971-pembatasan_rudal_iran_mimpi_yang_tak_akan_pernah_terwujud
Kemampuan militer Iran, termasuk rudal balistik, dikhususkan untuk pertahanan. Peralatan militer ini tidak dirancang untuk bisa membawa hulu ledak nuklir. Meski demikian, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa berusaha menggunakan Iranfobia untuk menggalang dukungan internasional melawan program rudal Iran yang defensif dan merupakan senjata konvensional.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 26, 2019 12:54 Asia/Jakarta
  • rudal Iran
    rudal Iran

Kemampuan militer Iran, termasuk rudal balistik, dikhususkan untuk pertahanan. Peralatan militer ini tidak dirancang untuk bisa membawa hulu ledak nuklir. Meski demikian, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa berusaha menggunakan Iranfobia untuk menggalang dukungan internasional melawan program rudal Iran yang defensif dan merupakan senjata konvensional.

Menteri Luar Negeri Perancis, Jean Yves Le Drian kembali mengulang klaim tidak berdasar terkait aktivitas rudal Iran dan menuntut penghentian produksi rudal balistik Iran.

Mereaksi pernyataan Le Drian, Juru bicara Kemenlu Iran, Bahram Ghasemi menegaskan, aktivitas rudal Iran adalah bagian dari kemampuan pertahanan yang sah dan penjamin keamanan nasional Iran yang berdiri di atas pondasi doktrin pencegahan.

Jubir Kemenlu Iran menambahkan, Republik Islam Iran merancang pertahanannya berdasarkan penilaian-penilaian nyata atas ancaman-ancaman yang ada dan selama diperlukan kekuatan pertahanan itu akan terus ditingkatkan.

Berbeda dengan yang dituduhkan Menlu Perancis, program rudal Iran bukan non-konvensional atau pemusnah massal dan penguatan dimensi ilmu pengetahuan dan pertahanan Iran sama sekali tidak bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Sehubungan dengan resolusi ini terdapat dua  poin penting, pertama, resolusi ini berbeda dengan resolusi sebelumnya yaitu resolusi 1929, ia menggunakan redaksi yang tidak memaksa terkait program dan uji coba rudal Iran.

Poin kedua adalah resolusi 2231 mendesak Iran untuk tidak melakukan aktivitas apapun dengan menggunakan rudal balistik yang didesain bisa membawa hulu ledak nuklir.

Seorang jurnalis investigatif Amerika, Gareth Porter dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera mengatakan, jelas bahwa Iran menggunakan rudal-rudal balistiknya sebagai sebuah senjata defensif. Pada saat yang sama Arab Saudi dan rezim Zionis Israel punya rudal balistik yang mampu menyerang Iran. Maka dari itu sangat jelas bahwa rudal balistik Iran memainkan peran defensif.

Jean Yves Le Drian

Pengulangan klaim di atas oleh beberapa negara Eropa menunjukkan tujuan mereka mengapa mengambil langkah sejalan dengan Amerika dan menampilkan program rudal Iran sebagai ancaman regional, padahal sikap semacam ini tidak lain adalah kebijakan kontradiktif dan penipuan.

Tidak diragukan tujuan dari pernyataan-pernyataan ini adalah melemahkan kekuatan pencegahan Iran. Pasalnya rudal Iran merupakan salah satu komponen kekuatan dan penjamin keamanan negara ini. Di saat yang sama negara-negara Barat terutama Perancis dan Amerika telah mengubah kawasan menjadi gudang penjualan senjata dan berbagai jenis rudal canggih.

Sikap Perancis dalam hal ini perlu dicermati. Di tengah masalah dalam negeri yang terus membesar, Perancis terdorong untuk semakin mendekat ke Amerika dan tergantung pada penjualan senjata ke negara-negara Teluk Persia dan kondisi ini berpengaruh pada pengambilan sikap Paris terkait Iran.

Perancis mengira bisa mempertahankan kesepakatan nuklir JCPOA, menjaga kepercayaan sekutu-sekutu regionalnya sekaligus menjaga kedekatan dengan Amerika. Akan tetapi ini adalah kalkulasi yang sepihak dan keliru.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar dalam pidatonya memperingati haul Imam Khomeini ke-29 menjelaskan, di masa perang yang dipaksakan (agresi militer Irak ke Iran) karena Iran tidak punya senjata pertahanan dan rudal, maka kota-kota perbatasan hingga ke Tehran menjadi sasaran serangan rudal, namun sekarang para pakar muda telah mengubah Iran menjadi kekuatan rudal pertama di kawasan dan musuh tahu jika satu rudal saja ditembakkan ke Iran, maka puluhan rudal akan membalasnya.

Rahbar menambahkan, sepertinya negara-negara itu berharap selain menjatuhkan sanksi terhadap rakyat Iran juga memaksa Iran menghentikan aktivitas nuklirnya yang merupakan kebutuhan nyata bagi masa depan negara ini dan melanjutkan berbagai pembatasan atas Iran, namun mereka harus tahu mimpi ini tidak akan pernah terwujud. (HS)