Presiden Iran: Perlu Upaya Besar untuk Pertahankan JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69923-presiden_iran_perlu_upaya_besar_untuk_pertahankan_jcpoa
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan Tehran belum dan tidak akan meninggalkan meja perundingan nuklir, dan dengan tulus ingin kesepakatan nuklir JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama) berhasil, namun perjanjian ini membutuhkan upaya besar agar tetap berlanjut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 08, 2019 12:05 Asia/Jakarta

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan Tehran belum dan tidak akan meninggalkan meja perundingan nuklir, dan dengan tulus ingin kesepakatan nuklir JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama) berhasil, namun perjanjian ini membutuhkan upaya besar agar tetap berlanjut.

Dia menggambarkan JCPOA sebagai bermanfaat bagi kawasan dan dunia dan merugikan musuh-musuh Iran.

Rouhani menturkan, garis keras Amerika Serikat, Zionisme, dan rezim-rezim reaksioner di kawasan telah  dan akan anti-JCPOA dan anti-Iran.

"JCPOA adalah kesepakatan yang saling menguntungkan dan kami ingin tetap seperti itu. Kami tidak akan pernah membiarkan perjanjian ini ditransformasikan menjadi kesepakatan menang-kalah. Entah kita semua menang atau kita semua kalah dan kehilangan perjanjian ini," kata Rouhani dalam sidang kabinet pada hari Rabu (8/5/2019).

Dia menambahkan, Iran telah kehilangan kesabarannya dengan upaya Eropa untuk menciptakan mekanisme keuangan baru yang memungkinkan perusahaan-perusahaan Eropa untuk berdagang dengan Iran.

"Bagian 26 dan 36 dari JCPOA yang ditandatangani pada 2015 mengizinkan Iran untuk mengambil langkah jika satu pihak menarik diri dari perjanjian tersebut," tegasnya.

Menurut Rouhani, jalan menuju diplomasi terbuka, dan pendekatan langkah-demi-langkah Iran adalah peluang baru untuk diplomasi dan memperbaiki jalan yang salah dari unilateralisme.

Sebelumnya, Iran telah mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara Eropa yang menandatangani JCPOA dan memberi mereka waktu 60 hari untuk memenuhi kewajiban, janji, dan komitmen mereka di bawah JCPOA.

Iran juga memperingatkan mereka bahwa kesabaran Iran telah mencapai batasnya, dan Tehran sekarang mengharapkan para penandatangan JCPOA untuk melaksanakan kewajibannya. (RA)