Iran Anggap Intervensi AS Picu Instabilitas di Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70112-iran_anggap_intervensi_as_picu_instabilitas_di_kawasan
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Heshmatollah Falahatpisheh mengatakan, intervensi Amerika Serikat di kawasan telah menjadi pemicu ketidakstabilan dan kekacauan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 14, 2019 05:35 Asia/Jakarta
  • Alexis Bandrich Vega (kiri) dan Heshmatollah Falahatpisheh (kanan).
    Alexis Bandrich Vega (kiri) dan Heshmatollah Falahatpisheh (kanan).

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Heshmatollah Falahatpisheh mengatakan, intervensi Amerika Serikat di kawasan telah menjadi pemicu ketidakstabilan dan kekacauan.

"Sejarah campur tangan AS di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa tindakan mereka tidak membawa hasil apapun selain ketidakstabilan dan kekacauan," ujarnya dalam pertemuan dengan Duta Besar Kuba untuk Iran, Alexis Bandrich Vega di Tehran, Senin (13/5/2019) seperti dilansir laman resmi parlemen Iran, icana.ir.

Menurut Falahatpisheh, Iran, Kuba dan negara-negara independen lainnya di dunia harus bersatu untuk melawan neo-kolonialisme AS.

Ilustrasi campur tangan AS di Suriah.

"40 tahun permusuhan, sanksi dan ancaman AS terhadap Iran, tidak mampu mengendurkan perlawanan pemerintah dan bangsa Iran terhadap intervensi AS dan sekutunya. Bangsa Iran akan melanjutkan perlawanannya dengan kuat," tegasnya.  

Sementara itu, dubes Kuba menyebut tekanan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran sebagai kesalahan besar, dan mengatakan tekanan tidak akan efektif pada Iran.

Bandrich Vega setuju bahwa penjajahan dan campur tangan AS merupakan pemicu instabilitas dan kekacauan di dunia. (RM)