Iran Tolak Perundingan di Bawah Tekanan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i71483-iran_tolak_perundingan_di_bawah_tekanan
Wakil Tetap Iran untuk PBB, Majid Takht-Ravanchi mengatakan Tehran tidak akan berunding selama tekanan terhadap Republik Islam masih berlanjut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 01, 2019 06:16 Asia/Jakarta
  • Majid Takht-Ravanchi.
    Majid Takht-Ravanchi.

Wakil Tetap Iran untuk PBB, Majid Takht-Ravanchi mengatakan Tehran tidak akan berunding selama tekanan terhadap Republik Islam masih berlanjut.

"AS harus memperbarui keputusan kelirunya keluar dari perjanjian nuklir dan Iran tidak akan pernah berunding di bawah ancaman dan tekanan," tegasnya dalam wawancara dengan televisi CNN, Ahad (30/6/2019).

Saat ditanya tentang keputusan Tehran mengurangi komitmen perjanjian nuklir JCPOA, Takht-Ravanchi menjelaskan kami tidak melanggar komitmen dan kami berhak melakukan itu berdasarkan pasal-pasal JCPOA dan Eropa juga tidak berpegang pada komitmennya.

"Waktu hampir habis dan Eropa harus bergerak cepat dan mengeluarkan biaya, jika itu tidak dilakukan, maka Instrumen untuk Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX) tidak akan berguna," tandasnya.

Di bagian lain wawancaranya, Takht-Ravanchi menuturkan Iran tidak mengejar ketegangan dan konflik di kawasan, tetapi tidak akan pernah tunduk pada tekanan.

Setelah AS keluar dari JCPOA, Eropa berkomitmen untuk meluncurkan sistem pertukaran perdagangan khusus untuk menangkal dampak sanksi AS terhadap Iran.

Eropa baru mengumumkan INSTEX pada 31 Januari lalu setelah berbulan-bulan tertunda, tetapi sistem ini belum beroperasi sampai sekarang. (RM)