Takht-Ravanchi: Sanksi Zarif Indikasi Ketidakjujuran AS di Perundingan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i72478-takht_ravanchi_sanksi_zarif_indikasi_ketidakjujuran_as_di_perundingan
Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majid Takht-Ravanchi menilai sanksi terhadap Menlu Iran Mohammad Javad Zarif sebagai indikasi ketidakjujuran Amerika di perundingan dengan Tehran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 02, 2019 11:25 Asia/Jakarta
  • Majid Takht Ravanchi
    Majid Takht Ravanchi

Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majid Takht-Ravanchi menilai sanksi terhadap Menlu Iran Mohammad Javad Zarif sebagai indikasi ketidakjujuran Amerika di perundingan dengan Tehran.

Departemen Keuangan Amerika Rabu sore (31/07) mencantumkan nama Mohammad Javad Zarif di list sanksinya.

Takht-Ravanchi Jumat pagi (02/08) dalam wawancaranya dengan IRNA terkait dampak sanksi baru terhadap aktivitas menlu Iran menjelaskan, seperti pembatasan terbaru yang diterapkan AS terhadap Zarif yang tidak berdampak pada pencerahan menlu Iran selama kunjungannya ke New York, sanksi terbaru ini juga tidak akan mampu melemahkan kekuatan negosiasi Republik Islam Iran.

Seraya mengisyaratkan beragam permintaan media asing untuk melakukan wawancara dengan Zarif melalui kanal jarak jauh atau kunjungan ke Iran dan bahkan ke negara ketiga sejak kemarin dan hari ini, Takht-Ravanchi mengungkapkan, permintaan ini mengindikasikan pemerintah Amerika kembali menemukan jalan buntu.

Wawancara Zarif dengan berbagai media asing selama kunjungannya ke New York telah membangkitkan kemarahan petinggi Amerika, bahkan Menlu AS Mike Pompeo menerapkan pembatasan akses Zarif selama di New York.

Saat merespon langkah Departemen Keuangan AS menjauthkan sanksi terhadap dirinya menilai langkah tersebut dikarenakan pidato dan wawancara dirinya dengan wartawan Amerika. Di akun twitternya Zarif menulis, "Apakah warga Amerika membutuhkan ijin Departemen Keuangan untuk mendengarkan suara Saya ?" (MF)