Inilah Bantahan terhadap Rumor Kegagalan Peluncuran Nahid-1
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73358-inilah_bantahan_terhadap_rumor_kegagalan_peluncuran_nahid_1
Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Republik Islam Iran Mohammad Javad Azari Jahromi mengatakan, saya tidak tahu tentang klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang dugaan uji coba rudal di instalasi Semnan.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 31, 2019 15:46 Asia/Jakarta

Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Republik Islam Iran Mohammad Javad Azari Jahromi mengatakan, saya tidak tahu tentang klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang dugaan uji coba rudal di instalasi Semnan.

"Saya tidak tahu tentang klaim Trump tentang dugaan peluncuran satelit atau tes rudal di pusat Penelitian Luar Angkasa Semnan," kata Jahromi kepada Iranpress, Sabtu (31/8/2019).

Sebelumnya, Trump dalam tweetnya menulis, AS tidak terlibat dalam kecelakaan bencana selama persiapan peluncuran final untuk Peluncuran SLV Safir di Semnan Launch Site One di Iran.

Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran di bagian lain pernyataannya mereaksi rumor tentang kegagalan peluncuran satelit Nahid-1.

"Satelit Nahid-1 aman dan saat ini berada di laboratorium. Para wartawan bisa mengunjungi laboratorium untuk melihatnya," tulis Jahromi di laman twitternya, Sabtu, (31/8/2019).

Iran memamerkan satelit Nahid-1 yang baru dikembangkan pada upacara khusus yang dihadiri oleh Jahromi dan para wartawan pada hari Sabtu.

Satelit buatan dalam negeri Iran yang baru ini telah menyelesaikan pengujian akhir dan sedang dipersiapkan untuk peluncuran dalam waktu dekat.

Jahromi dalam acara tersebut mengatakan bahwa Nahid-1 bisa berada di luar angkasa selama dua setengah bulan.

Dia menambahkan, Nahid-1 adalah satelit telekomunikasi dan akan bekerja di pita UHF dan pita KU serta akan membangun koneksi komunikatif, terutama merupakan satelit komunikasi.

"Nahid-1 akan ditempatkan di orbit 250 km di sekitar bumi dan waktu operasinya adalah 2,5 bulan. Nahid-1 dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi dan dapat mengambil foto resolusi tinggi dan mengirimnya kembali ke bumi," jelasnya.

Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran juga menyinggung tweet Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang dugaan peluncuran satelit atau uji coba rudal di pusat Penelitian Antariksa Semnan.

Jahromi   membalas tweet Trump dengan dan menulis di laman twitternya, "Saya & Nahid-I sekarang, Selamat Pagi Donald Trump!"

Iran terus meraih berbagai kemajuan pesat di bidang teknologi, medis dan peralatan pertahanan serta di sektor-sektor lainnya meskipun disanksi oleh AS dan sekutunya. (RA)