Zarif: Terorisme Ekonomi AS Ilegal dan Anti Kemanusiaan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i73893-zarif_terorisme_ekonomi_as_ilegal_dan_anti_kemanusiaan
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Rabu (18/09) malam saat merespon keputusan Presiden AS Donald Trump meningkatkan sanksi anti Iran menjelaskan, terorisme ekonomi AS ilegal dan anti kemanusiaan.
(last modified 2026-02-17T14:39:16+00:00 )
Sep 19, 2019 10:40 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
    Menlu Iran Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Rabu (18/09) malam saat merespon keputusan Presiden AS Donald Trump meningkatkan sanksi anti Iran menjelaskan, terorisme ekonomi AS ilegal dan anti kemanusiaan.

Menurut laporan FNA, Mohammad Javad Zarif di akun twitternya seraya menjelaskan bahwa sanksi Amerika menarget rakyat Iran menulis, hentikan perang dan teror.

Donald Trump Rabu (18/09) di akun twitternya menyatakan bahwa menteri keuangan negara ini telah menginstruksikan penambahan sanksi terhadap Republik Islam Iran.

Sanksi anti Iran

Amerika setelah keluar secara ilegal dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) mulai meluncurkan kampanye besar-besaran untuk menerapkan represi terhadap Iran.

Washington mengumumkan, tujuan dari kampanye represi maksimum terhadap Tehran adalah untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran di mana dibahas seluruh masalah yang diinginkan Amerika Serikat.

Petinggi pemerintah Amerikak etika selalu berbicara mengenai perundingan dan kesepakatan baru dengan Iran, Washington tahun lalu secara ilegal keluar dari JCPOA yang membutuhkan beberapa tahun untuk mencapai kesepakatan. Tak hanya itu, Amerika juga memulihkan sanksi ilegal nuklirnya terhadap Iran.

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Rabu (26/06) saat bertemu dengan presiden, pejabat pemerintah serta sejumlah hakim beserta staf Mahkamah Agung menyebut tujuan usulan Amerika berunding adalah untuk melucuti senjata bangsa dan menghapus faktor-faktor kekuatan Iran.

Rahbar mengingatkan, Amerika takut bergerak karena khawatir atas faktor-faktor kekuatan bangsa Iran. Oleh karena itu, mereka ingin melucuti faktor-faktor ini dari Iran melalui perundingan sehingga mereka dapat memperlakukan bangsa Iran sesuka hatinya.

Republik Islam Iran sebagai salah satu anggota utama front muqawama memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Israel di kawasan. (MF)