Ayatullah Khamenei: Berakhirnya Perang Yaman Positif bagi Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i74711-ayatullah_khamenei_berakhirnya_perang_yaman_positif_bagi_kawasan
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, Republik Islam Iran sejak lama sudah mengajukan proposal berisi empat usulan untuk mengakhiri perang Yaman. Menurutnya, jika perang ini berakhir dengan benar, maka dapat memberikan dampak positif bagi kawasan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 14, 2019 13:30 Asia/Jakarta
  • Imran Khan dan Rahbar
    Imran Khan dan Rahbar

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar mengatakan, Republik Islam Iran sejak lama sudah mengajukan proposal berisi empat usulan untuk mengakhiri perang Yaman. Menurutnya, jika perang ini berakhir dengan benar, maka dapat memberikan dampak positif bagi kawasan.

Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Ahad (13/10/2019) dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, menilai hubungan Iran-Pakistan sangat dalam dan merakyat. Ayatullah Khamenei juga menekankan pentingnya upaya memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kerja sama bilatera dua negara.

Rahbar membawakan sejumlah contoh terkait hubungan erat dan merakyat bangsa Iran dan Pakistan, dan menjelaskan, pandangan Republik Islam Iran terhadap Pakistan adalah pandangan kepada seorang saudara dalam bertetangga.

Ia menambahkan, di tengah peluang besar ini, hubungan kedua negara harus lebih hangat dan lebih baik dari yang ada sekarang, dan keamanan perbatasan harus ditingkatkan serta proyek-proyek yang tertunda harus diselesaikan.

Ayatullah Khamenei mengapresiasi kepedulian pemerintah Pakistan atas terwujudnya perdamaian dan keamanan, dan menyebut kawasan Asia Barat sangat sensitif dan berbahaya.

Rahbar menekankan kewaspadaan semua pihak atas munculnya insiden, dan peran destruktif sebagian negara kawasan yang mendukung kelompok teroris di Irak dan Suriah, serta menyulut perang serta pertumpahan darah di Yaman.

Ia menerangkan, kami tidak punya rasa permusuhan sedikitpun dengan negara-negara ini, tapi mereka berada di bawah kendali Amerika Serikat, dan menjalankan kebijakan yang searah dengan keinginan Amerika untuk menyerang Iran.

Menurut Rahbar, Iran bukanlah pemicu perang, tapi jika ada yang memulai perang dengan Iran, maka ia pasti akan menyesal.

Sementara itu, PM Pakistan menyebut Iran dan Pakistan sebagai dua negara bersaudara. Ia mengatakan, kerja sama Tehran-Islamabad harus diperluas, dan terkait hubungan dengan Iran, kami punya program khusus, pasalnya Iran adalah mitra penting terutama di bidang perdagangan. (HS)