Takht-e Ravanchi: AS dan Israel Cegah Timur Tengah Bebas Senjata Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/iran-i75784-takht_e_ravanchi_as_dan_israel_cegah_timur_tengah_bebas_senjata_nuklir
Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majid Takht-e Ravanchi menyebut Amerika dan Israel pihak yang mencegah terbentuknya Timur Tengah yang bebas dari senjata pemusnah massal.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Nov 20, 2019 11:45 Asia/Jakarta
  • Majid Takht-e Ravanchi
    Majid Takht-e Ravanchi

Wakil tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majid Takht-e Ravanchi menyebut Amerika dan Israel pihak yang mencegah terbentuknya Timur Tengah yang bebas dari senjata pemusnah massal.

"Israel harus bergabung dengan seluruh perjanjian yang berkaitan dengan senjata atom, kimia dan biologi," papar Ravanchi.

Seperti dilaporkan IRNA, Majid Takht-e Ravanchi Selasa (19/11) di sidang Timur Tengah bebas dari senjata nuklir dan pemusnah massal di markas PBB di New York seraya menjelaskan bahwa isu Timur Tengah bebas dari senjata nuklir untuk pertama kalinya digulirkan Iran, mengungkapkan, Israel dengan kepemilikan lebih dari 200 hulu ledak nuklir dari berbagai model seperti bom cluster (tandan), senjata nuklir taktis, kemampuan serangan elektromagnetik nuklir, dan ranjau nuklir bawah tanah, merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir yang tidak tergabung dalam Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT).

Seraya menjelaskan bahwa Israel  dengan congkak mengancam akan menghancurkan negara-negara kawasan dengan senjata nuklir, Takht-e Ravanchi menyebut pembentukan zona bebas senjata pemusah massal di Timur Tengah akan memaksa Israel bergabung dengan seluruh dokumen yang berkaitan dengan hukum internasional serta NTP.

Wakil tetap Iran di PBB juga menyebut asosiasi produksi senjata di Amerika yang membolehkan penggunaan senjata nuklir sebagai kendala lain bagi terealisasinya Timur Tengah yang bebas dari senjata pemusnah massal dan mengatakan, di sejarah kontemporer, penggunaan senjata kimia secara sistematis dan lebih banyak terjadi di Timur Tengah, di mana salah satu contohnya adalah rezim Baath Irak yang menggunakan senjata kimia terhadap warga Iran dan Irak. Dengan sendirinya hal ini menjadi bukti pentingnya pembentukan sebuah kawasan yang bebas dari senjata pemusnah massal.

Takht-e Ravanchi seraya menjelaskan bahwa Iran berdasarkan fatwa Rabhar, Ayatullah Khamenei menganggap haram penggunaan senjata pemusnah massal menambahkan, Iran meyakini akan berhasil membentuk Timur Tengah yang bebas dari senjata pemusnah massal dengan tekad, kesabaran dan dukungan serta bantuan PBB. (MF)