AS Terus Jegal Pinjaman IMF ke Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i80423-as_terus_jegal_pinjaman_imf_ke_iran
Anggota parlemen Iran menyatakan Amerika Serikat terus berusaha menjegal kucuran bantuan finansial Dana Moneter Internasional (IMF) ke Iran.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Apr 15, 2020 14:58 Asia/Jakarta
  • logo IMF dan bendera Iran
    logo IMF dan bendera Iran

Anggota parlemen Iran menyatakan Amerika Serikat terus berusaha menjegal kucuran bantuan finansial Dana Moneter Internasional (IMF) ke Iran.

Mohammad Hosseini, anggota Komisi Anggaran Majelis Syura Islami Iran hari Rabu (15/4/2020) mengungkapkan, "Berdasarkan aturan Dana Moneter Internasional, setiap anggota memiliki hak untuk mengajukan pinjaman finansial, dan Amerika Serikat atau negara lain tidak tidak bisa menjegal proses tersebut." .

"Jika Dana Moneter Internasional mengamini kebijakan AS dan menolak memberikan pinjaman ke Iran, maka Republik Islam akan menagih dana keanggotaan yang telah dibayarkan secara rutin selama beberapa tahun ke IMF," tegas Hosseini.

Sebelumnya, Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional mengatakan, "Jika Dana Moneter Internasional menyetujui kebijakan AS dengan menolak pemberian pinjaman ke Iran, maka Republik Islam dapat meminta kembali dana yang telah disetorkannya selama beberapa tahun sebagai biaya keanggotaan,".

"IMF telah mengalokasikan paket pinjaman darurat senilai $ 50 miliar untuk negara-negara yang paling terpengaruh oleh virus corona," tambah Direktur pelaksana IMF.

Hampir 80 negara anggota Dana Moneter Internasional, termasuk Iran telah mengajukan pinjaman sebagai anggota organisasi keuangan internasional ini.

Iran mengajukan pinjaman senilai $5 miliar kepada IMF pada 6 Maret yang ditandatangani Gubernur Bank Sentral Iran Abdul Nasser Hemmati, tetapi permohonan ini dijegal AS. 

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, Washington menentang permintaan Republik Islam dan akan menggunakan veto-nya jika diperlukan.(PH)