Iran dan Venezuela Bersatu Lawan Sanksi AS
-
Kapal tanker Iran menuju Venezuela
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Mousavi mengatakan Iran dan Venezuela mengambil langkah-langkah praktis untuk melawan sanksi ilegal AS.
Jubir kementerian luar negeri Iran dalam pesan Twitternya hari Kamis (25/6/2020) menyinggung boikot yang dilancarkan AS terhadap nakhoda lima kapal Iran yang membawa bahan bakar ke Venezuela.
"Tindakan putus asa Amerika Serikat terhadap Iran ini, sebagaimana langkah Menlunya, Mike Pompeo yang mengumbar kebencian; tidak lain dari indikasi kegagalan apa yang mereka sebut tekanan maksimum," ujar Mousavi.
"Meskipun menghadapi tekanan Amerika Serikat, tapi Iran dan Venezuela akan tetap tegar menghadapi sanksi ilegal AS," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam konferensi pers Rabu malam mengatakan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap lima nakhoda kapal Iran yang mengangkut bahan bakar dan kebutuhan pokok ke Venezuela.
Iran baru-baru ini mengirim lima kapal tanker bensin ke Venezuela, meskipun AS berupaya menjegalnya dengan berbagai sanksi AS.
Para ahli menilai pengiriman kapal tanker dari Iran ke Venezuela ini sebagai keberhasilan besar bagi Tehran.
Setelah bahan bakar dari Iran tiba di Venezuela, pemerintah Caracas segera memulai mendistribusikan bahan bakar tersebut ke seluruh negara di bawah sistem baru.(PH)