Diam-diam, AS Bicarakan Masa Depan Afghanistan dengan Taliban
Deputi Menlu Iran untuk Urusan Politik, Abbas Araqchi mengatakan Amerika Serikat yang menyebut dirinya sekutu Afghanistan, telah bernegosiasi dengan Taliban tentang masa depan negara itu tanpa melibatkan pemerintah Kabul.
Araqchi dalam wawancara dengan media TOLOnews, Afghanistan, Ahad (19/7/2020) menuturkan semua orang tahu siapa yang membentuk dan mendukung Taliban, dan sekarang siapa yang sedang bernegosiasi dengan mereka.
"Iran tidak memiliki hubungan seperti itu dengan Taliban," tegasnya mengacu pada level hubungan Tehran dengan Taliban.
Araqchi mengatakan Taliban tidak memiliki kantor di Iran, dan Taliban mungkin saja telah membentuk dewan Mashad untuk dirinya, tetapi kami tidak mengakui itu.
"Tehran memiliki kontak dengan semua kelompok di Afghanistan, begitu juga dengan Taliban. Kami mendengarkan pandangan mereka dan menyampaikan posisi Iran," jelasnya.
Pekan lalu, Araqchi bersama delegasi politik, ekonomi, dan keamanan melakukan pembicaraan dengan pemerintah Afghanistan di Kabul.
Dia berdiskusi dengan pejabat Menteri Luar Negeri Afghanistan, Hanif Atmar mengenai hubungan bilateral, proses perdamaian di Afghanistan, serta isu-isu regional dan internasional.
Kedua pihak juga membahas kerja sama ekonomi dan dokumen komprehensif kerja sama Iran dan Afghanistan. (RM)