Iran-Turki; Mengembangkan Pertukaran Ekonomi dan Menghapus Kendala
https://parstoday.ir/id/news/iran-i83930-iran_turki_mengembangkan_pertukaran_ekonomi_dan_menghapus_kendala
Ketua Parlemen Iran dan Turki menekankan pengembangan pertukaran ekonomi bilateral dan menghapus berbagai kendalanya.
(last modified 2026-03-12T18:21:04+00:00 )
Aug 04, 2020 10:20 Asia/Jakarta
  • Mustafa Sentop dan Mohammad Bagher Ghalibaf
    Mustafa Sentop dan Mohammad Bagher Ghalibaf

Ketua Parlemen Iran dan Turki menekankan pengembangan pertukaran ekonomi bilateral dan menghapus berbagai kendalanya.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada hari Senin (03/08/2020) melakukan pembicaraan telepon dengan timpalannya dari Turki, Mustafa Sentop, dan mengisyaratkan persiapan pembentukan kelompok persahabatan parlementer dengan Turki di Majelis Shura Islami Iran.

"Hubungan antara kedua negara harus diperluas dalam forum internasional dan regional, dan khususnya, kerja sama antara kedua negara harus berlanjut dalam bentuk KTT Astana," ungkap Ghalibaf.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

Ghalibaf kemudian mengatakan bahwa virus Corona telah mengurangi hubungan ekonomi antara negara-negara di dunia.

"Dengan memperhatikan protokol kesehatan, hubungan perdagangan harus lebih diperkuat dan kerugian para pedagang dari kedua pihak harus dicegah," jelas Ghalibaf.

Ketua Parlemen Iran juga menyambut baik penguatan kerja sama komprehensif antara Tehran dan Ankara, seraya menambahkan, "Meskipun ada sanksi AS yang tidak manusiawi, program medis dan kesehatan di Iran telah berhasil dilaksanakan dan Republik Islam siap untuk mentransfer berbagai pengalaman ini ke Turki."

Mengacu pada kebutuhan untuk mengembangkan hubungan komprehensif antara Tehran dan Ankara, Ketua Parlemen Turki dalam pembicaraan ini mengatakan, "Sebagai negara tetangga, kedekatan budaya dan hubungan kemanusiaan antara kedua negara menekankan kebutuhan untuk mengembangkan hubungan antara kedua negara di tingkat tinggi."

Seraya mengutuk sanksi AS yang menindas terhadap Iran, Sentop menambahkan, "Terlepas dari penyebaran virus Corona, Washington telah memperluas lingkaran sanksi zalim terhadap beberapa negara dan Republik Islam Iran, yang ditentang Turki di semua forum internasional."