Gharibabadi: Arab Saudi Ikuti Jalan Israel di Program Nuklir
-
Kazem Gharibabadi
Wakil tetap Republik Islam Iran di Organisasi internasional yang bermarkas di Wina Jumat (18/9/2020) di sidang Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) seraya mengisyaratkan terkuaknya sejumlah aktivitas nuklir rahasia Arab Saudi, meminta IAEA dan Dewan Gubernur untuk memastikan bahwa Arab Saudi patuh dengan komitmennya di Perjanjian Perlindungan Komprehensif.
FNA melaporkan, Kazem Gharibabadi di pertemuan ini seraya menyatakan kekhawatiran Arab Saudi tidak menjalankan secara penuh Perjanjian Perlindungan Komprehensif dan bungkamnya mereka yang senantiasa menyatakan kekhawatiran atas mempertahankan kesatuan perjanjian ini, mengatakan, meski ada permintaan berulang dari IAEA, selama Riyadh tidak membatalkan Protokol Kuantitas Kecilnya saat ini (Small Quantities Protocols), maka sarana penting verifikasi untuk melaksanakan misi organisasi ini tidak akan terpenuhi.
Gharibabadi melanjutkan dengan mengatakan bahwa memiliki "Perjanjian Perlindungan Khusus" dengan IAEA menjadi taktik yang terkenal untuk menghindari penerapan penuh dan verifikasi komitmen untuk meyakinkan komunitas internasional tentang status damai program nuklir memperingatkan, sejarah terulang kembali, dan Arab Saudi mengikuti jalan yang sama dengan rezim Israel, berpura-pura tidak memiliki kewajiban, karena ia bukan anggota Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT).
"IAEA harus meminta Riyadh segera melaksanakan secara penuh perjanjian perlindungan komprehensif," paparnya.
Gharibabadi juga meminta negara-negara anggota IAEA yang memilih bekerja sama dengan Arab Saudi selain waspada juga sepenuhnya menghormati komitmennya di perjanjian Safeguard IAEA dan memastikan bahwa pengamanan yang diperlukan disediakan oleh Arab Saudi sebelum mentransfer teknologi, bahan, atau peralatan nuklir apa pun. (MF)