Asetnya Dicuri, Iran Adukan AS ke Pengadilan Internasional
Presiden Republik Islam Iran, mengatakan berkas kasus perampasan dan pencurian dua miliar dolar dari aset bangsa Iran oleh Amerika Serikat akan segera diserahkan ke pengadilan internasional.
Hassan Rouhani menyampaikan hal itu dalam pidatonya di tengah warga Provinsi Kerman, Iran Selatan selama kunjungan kerja ke daerah itu, Selasa (10/5/2016).
"Pemerintah akan berupaya maksimal untuk mengembalikan hak-hak bangsa dalam kasus pencurian dua miliar dolar aset rakyat Iran oleh AS," tegasnya.
Dia menandaskan bahwa pemerintah Iran tidak akan membiarkan uang rakyat dirampas dan berkas kasus ini akan segera dibawa ke pengadilan internasional.
Di bagian lain pidatonya, Rouhani memberi penjelasan kepada masyarakat tentang hasil-hasil dari pelaksanaan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan menuturkan lebih dari tiga miliar dolar investasi telah terjadi di Iran selama beberapa bulan lalu.
"Berkat arahan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, persatuan rakyat dan instansi-instansi lain, Republik Islam mampu melewati tikungan sejarah dengan baik dan akan mengantarkan JCPOA menuju kesuksesan," tambahnya.
Menurut Rouhani, saat ini isu ancaman dan Iranphobia sudah tidak lagi jitu, dan propaganda musuh-musuh Iran tidak berpengaruh pada opini publik masyarakat dan negara-negara dunia.
Pada kesempatan itu, Rouhani juga menyinggung peran efektif Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam menjaga keamanan Iran dan kawasan.
"Pasdaran menunjukkan keberanian dalam mengamankan tempat-tempat suci di Irak dan Suriah serta dalam membela orang-orang tertindas di Lebanon, Palestina, Afghanistan dan tempat-tempat lain yang meminta bantuan dari bangsa dan pemerintah Iran," pungkasnya.
Selain bertatap muka dengan masyarakat, Presiden Iran juga melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintah daerah, para ulama dan tokoh masyarakat selama kunjungannya ke Kerman.
Ia juga dijadwalkan meresmikan sejumlah proyek di Provinsi Kerman dan kemudian menghadiri konferensi pers bersama wartawan. (RM)