Gharib Abadi: IAEA Verifikasi Penyuntikan Uranium ke Sentrifugal Natanz
-
Kazem Gharibabadi
Wakil tetap Republik Islam Iran di organisasi internasional di Wina mengkonfirmasi verifikasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terkait penyuntikan uranium ke mesin setrifugal di instalasi Natanz, Iran tengah.
Kazem Gharibabadi Rabu (18/11/2020) mengatakan, Dirjen IAEA seraya merilis laporan setengah halaman menyatakan, penyidik IAEA pada 14 November menverifikasi dimulainya penyuntikan gas UF6 ke mesin sentrifugal IR-2m di pusat pengayaan uranium di Natanz.
Sebelumnya berbagai media dengan bersandar pada berita ini mengklaim, langkah lain ini termasuk pelanggaran Iran di kesepakatan nuklir.
Dirjen IAEA, Rafael Grossi pekan lalu di laporannya menyatakan, Iran terus melanjutkan penurunan komitmennya di JCPOA.
Republik Islam Iran mengumumkan pada 8 Mei 2019, satu tahun setelah penarikan sepihak AS dari kesepakatan nuklir dan setelah membuktikan tidak efektifnya solusi Eropa yang diusulkan untuk mengkompensasi konsekuensi ekonomi dari penarikan AS dari JCPOA menyatakan, akan menangguhkan sebagian komitmen JCPOAnya berdasarkan kesepakatan ini.
Penurunan komitmen Iran di JCPOA dilakukan dalam lima tahap, mencakup penaikan level pengayaan uraniuam dari 3,67 persen, penambahan cadangan uranium yang diperkaya, penghentian komitmennya di bidang riset dan pengembangan serta dimulainya pengayaan dan produksi kembali uranium di instalasi nuklir Fordow serta pencabutan pembatasan jumlah mesin sentrifugal. (MF)