Pejabat Iran dan Taliban Bahas Dialog Damai Afghanistan
-
Ali Shamkhani dan Mullah Abdul Ghani Baradar.
Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan strategi Amerika Serikat di Afghanistan adalah melestarikan perang dan pertumpahan darah.
Hal itu disampaikan Shamkhani dalam pertemuan dengan ketua delegasi politik Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar di Tehran, Rabu (27/1/2021) seperti dilaporkan IRIB.
"AS tidak mencari perdamaian dan keamanan di Afghanistan. Strategi negara itu adalah melanjutkan perang dan pertumpahan darah antara berbagai faksi Afghanistan," kata Shamkhani.
Amerika, lanjutnya, sedang memamerkan perundingan damai dengan maksud menggagalkan pembicaraan antara faksi-faksi Afghanistan sehingga mengesankan mereka sebagai pemicu instabilitas dan ketidakamanan.
Dia menekankan perlunya partisipasi semua kelompok etnis dalam menentukan masa depan Afghanistan secara damai, dan menyatakan bahwa Republik Islam Iran tidak akan pernah mengakui kelompok yang ingin berkuasa di Kabul lewat jalan perang.
Shamkhani juga meminta Taliban untuk bekerjasama dengan pemerintah Afghanistan demi mengatasi setiap kekacauan dan memerangi teroris Daesh.
Sementara itu, Mullah Abdul Ghani memaparkan perkembangan pembicaraan damai di Afghanistan dan menyinggung sikap inkonsisten Donald Trump dalam pelaksanaan kesepakatan damai.
"Kami tidak mempercayai AS dan kami akan memerangi kelompok manapun yang menjadi pasukan bayaran AS," tegasnya.
Dia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan perbatasan Iran-Afghanistan, dan mengatakan bahwa semua suku harus berpartisipasi dan berperan untuk masa depan Afghanistan.
Delegasi politik Taliban tiba di Tehran pada Selasa kemarin dan disambut oleh para pejabat Kementerian Luar Negeri Iran. (RM)