Brigjen Vahidi: Pemecatan Komandan Militer AS, Pesan Kekalahan
Kepala Pusat Riset Strategis Pertahanan Iran mengatakan, Amerika Serikat untuk menutupi rasa malunya, memecat salah satu komandan militer negara itu.
IRINN (16/5) melaporkan, Brigjen Ahmad Vahidi menyinggung pemecatan komandan pasukan Amerika yang ditangkap di perairan Iran dan menuturkan, penangkapan tentara Amerika menyebabkan kekalahan psikologis di antara pasukan negara itu.
Ia menambahkan, adalah hal yang lumrah, untuk menutupi rasa malunya, Amerika memecat komandan pasukannya yang ditangkap Iran dan langkah semacam ini lebih banyak membawa pesan kekalahan bagi Washington.
Dua kapal tempur Amerika yang membawa 10 personil militer bulan Januari lalu, memasuki wilayah perairan Iran di sekitar kepulauan Fars, kemudian ditangkap oleh unit-unit tempur Wilayah Kedua, Angkatan Laut, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, IRGC.
Pada hari Kamis (12/5) setelah beberapa bulan berlalu, AL Amerika mengumumkan telah memecat komandan pasukan beanggotakan 10 tentara yang ditangkap di perairan Iran itu.
Menurut berita yang dilaporkan Reuters, AL Amerika mengaku telah kehilangan kepercayaan kepada Komandan Eric Rasch yang membawahi pasukan yang ditangkap Iran dan tidak perlu lagi melanjutkan kerja sama dengannya. (HS)