PM Malaysia Pertanyakan Validitas Jumlah Korban Holocaust
-
Mahathir Mohamad
Perdana Menteri Malaysia dalam pidatonya di Universitas Columbia, Amerika Serikat, Rabu (25/9/2019) mempertanyakan kebenaran jumlah korban tewas dalam peristiwa Holocaust.
Fars News (26/9) melaporkan, PM Malaysia, Mahathir Mohamad menuturkan, baiklah saya tidak mempertanyakan jumlah korban tewas Holocaust, tapi saya tanya siapa yang menentukan jumlah ini ? jumlah itu akan berbeda di tangan pendukung atau penentang Holocaust.
Sejumlah penelitian menunjukkan, sekitar sepertiga warga dewasa Amerika Serikat percaya jumlah korban tewas dalam peristiwa Holocaust, jauh lebih kecil dari yang dipublikasikan.
Penelitian yang dilakukan sebuah pusat riset atas permintaan The Conference on Jewish Material Claims Against Germany atau Claims Conference menunjukkan, sekitar 70 persen warga dewasa Amerika meyakini bahwa tidak ada seorangpun yang terlalu peduli dengan Holocaust sekarang.
Berdasarkan hasil penelitian itu, 11 persen warga dewasa Amerika dan 22 persen remaja, diragukan pernah mendengar istilah Holocaust.
Sementara itu, 31 persen warga dewasa dan 41 persen remaja Amerika, percaya jumlah korban Holocaust terlalu dibesar-besarkan.
Rezim Zionis Israel mengklaim bahwa Partai Nazi pimpinan Adolf Hitler di Jerman di masa Perang Dunia II melakukan pembantaian terhadap 6 juta Yahudi. (HS)