Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

snapback

  • Tiongkok: Kami Mendukung Hak Iran Memanfaatkan Energi Nuklir Damai

    Tiongkok: Kami Mendukung Hak Iran Memanfaatkan Energi Nuklir Damai

    Nov 06, 2025 08:13

    Pars Today - Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dalam sebuah pernyataan setelah pembicaraan telepon antara menteri luar negeri Tiongkok dan Iran, menyatakan bahwa Beijing mendukung hak Tehran untuk menggunakan energi nuklir secara damai.

  • Mengulik Rahasia di Balik Sanksi yang Membuat Iran Lebih Kuat

    Mengulik Rahasia di Balik Sanksi yang Membuat Iran Lebih Kuat

    Okt 29, 2025 11:26

    Pars Today - Sanksi yang seharusnya menghentikan Iran justru menjadi titik awal kebangkitan nasional.

  • Wamenlu Iran: Badan Tenaga Atom Internasional Tidak Boleh Menjadi Alat Politik

    Wamenlu Iran: Badan Tenaga Atom Internasional Tidak Boleh Menjadi Alat Politik

    Okt 27, 2025 07:04

    Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menekankan bahwa beberapa negara menggunakan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk tujuan politik dan bahwa lembaga ini harus bertindak secara imparsial, adil, dan jujur.

  • Mantan Diplomat Inggris: Resolusi yang Sudah Dicabut Tidak Memiliki Legitimasi Hukum

    Mantan Diplomat Inggris: Resolusi yang Sudah Dicabut Tidak Memiliki Legitimasi Hukum

    Okt 26, 2025 12:53

    Pars Today - Mantan duta besar Inggris untuk Wina, yang meninjau ketentuan hukum Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, menekankan bahwa setelah resolusi ini berakhir, klaim pemulihan sanksi yang dicabut terhadap Iran melalui mekanisme Snapback tidak lagi memiliki legitimasi hukum.

  • Beberapa poin dari sebuah laporan | Pemulihan dan pendalaman hubungan Iran-Rusia

    Beberapa poin dari sebuah laporan | Pemulihan dan pendalaman hubungan Iran-Rusia

    Okt 25, 2025 16:31

    Pars Today – Laman Atlantic Council pada 24 Oktober 2025 dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Giorgio Cafiero menganalisa hubungan Iran dan Rusia setelah pengaktifan kembali snapback.

  • Ryabkov: Rusia Tidak Mengakui Aktivasi Snapback

    Ryabkov: Rusia Tidak Mengakui Aktivasi Snapback

    Okt 23, 2025 10:16

    Pars Today - Menekankan tidak diakuinya mekanisme pemicu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa diplomasi adalah satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah program nuklir Iran.

  • Iran tidak Mengakui Snapback; Menghadapi Sanksi Memerlukan Realisme dan Penguatan Ekonomi Domestik

    Iran tidak Mengakui Snapback; Menghadapi Sanksi Memerlukan Realisme dan Penguatan Ekonomi Domestik

    Okt 19, 2025 17:33

    Pars Today – Deputi bidang diplomasi ekonomi menlu Iran seraya menekankan realisme dalam menangani sanksi, menyatakan bahwa Republik Islam Iran tidak mengakui klaim penerapan kembali sanksi secara otomatis (snapback).

  • Jan Eliasson: Kembalinya Sanksi Iran adalah Langkah Mundur

    Jan Eliasson: Kembalinya Sanksi Iran adalah Langkah Mundur

    Okt 19, 2025 11:54

    Pars Today - Mantan Menteri Luar Negeri Swedia menekankan bahwa Troika Eropa, dengan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, merusak kapasitasnya untuk memainkan peran independen di Asia Barat.

  • Menlu Iran: Kesepakatan Kairo tidak lagi Kredibel

    Menlu Iran: Kesepakatan Kairo tidak lagi Kredibel

    Okt 05, 2025 14:45

    Pars Today – Menteri luar negeri Iran seraya menekankan bahwa kesepakatan Kairo tidak lagi kredibel, menilai ilegal langkah Amerika dan troika Eropa untuk memulihkan kembali sanksi yang telah berakhir Dewan Keamanan PBB terhadap Iran.

  • Klaim Prancis: Masih Ada Waktu untuk Bernegosiasi dengan Iran

    Klaim Prancis: Masih Ada Waktu untuk Bernegosiasi dengan Iran

    Okt 04, 2025 09:58

    Pars Today - Menteri Luar Negeri Prancis mengklaim bahwa penerapan kembali sanksi PBB terhadap Iran tidak akan menghalangi kelanjutan diplomasi dengan Tehran.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    0 second ago
  • Hasil Perang Iran: AS Melemah, Iran Kian Perkasa—Senator AS Akui Kekalahan Trump

  • Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

  • Krisis Amputasi Gaza: 8.000 Orang Kehilangan Anggota Tubuh Akibat Perang

  • Chris Murphy: Trump Kalah, AS Tumbang, Iran Makin Perkasa di Akhir Perang

Pilihan Editor
  • Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    11 hours ago
  • Euro Jebol di Musim Panas

    Euro Jebol di Musim Panas

    17 hours ago
  • Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    17 hours ago
Terpopuler
  • Dua Sisi Arab Saudi Diserang; 'Pakta Makkah' Hanya Bertahan Dua Hari?

  • Penjualan Besar-besaran Rudal Patriot kepada Negara-Negara Arab di Teluk Persia

  • 2.400 Rudal Patriot dalam 38 Hari; Krisis Paling Mematikan di Riyadh

  • Presiden Iran: Dengan Teknologi Baru, Iran Bisa Lepas dari Ketergantungan Minyak dan Sanksi

  • Pasukan Reaksi Cepat dan Pasukan Khusus AD Artesh: Garda Terdepan Keamanan Perbatasan Iran

  • Perlawanan Baru di Suriah Selatan Menarget Posisi Militer Israel

  • Bantuan Obat-obatan dari 11 Negara untuk Iran di Masa Perang

  • Yahya Saree: Operasi Khusus di Al-Mokha—Puluhan Pasukan Saudi Tewas dan Terluka

  • Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

  • Arab Saudi di Persimpangan Jalan: Perang, Status Quo, atau Keluar dari Perangkap Yaman

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss