-
Iran Bentuk Komite Hadapi Kebijakan Kontroversial Trump
Jan 31, 2017 07:49Pemerintah Republik Islam Iran mengatakan, sebuah komite telah dibentuk untuk menangani urusan warga Iran di luar negeri menyusul larangan perjalanan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat.
-
Ketika AS Ancam PBB
Jan 30, 2017 07:48Nikki Haley, duta besar baru Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan mengancam organisasi dunia ini dengan memutus bantuan finansial Washington. Ia mengatakan, Gedung Putih tengah menyusun sebuah instruksi baru yang memungkinkan negara ini memutus bantuan miliaran dolar kepada PBB.
-
Warga Spanyol Paling Pesimis dengan Donald Trump
Jan 25, 2017 15:42Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Ipsos di 24 negara dunia menunjukkan bahwa warga Spanyol adalah orang yang sangat pesimis terhadap Presiden baru Amerika Serikat Donald Trump.
-
Kandidat Menhan AS Tekankan Implementasi JCPOA
Jan 13, 2017 11:47James Mattis, calon menteri pertahanan Amerika usulan Donald Trump menekankan, solusi tunggal menjaga kredibilitas negara ini di mata para sekutunya adalah komitmen Washington terhadap Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
-
Trump Tunjuk Direktur baru Dinas Keamanan Nasional Amerika
Jan 07, 2017 08:36Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump menunjuk Senator Dan Coats sebagai direktur baru Dinas Keamanan Nasional negara ini.
-
Trump Kritik Program Obamacare
Jan 06, 2017 02:30Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump mengkritik program kesehatan (Obamacare) presiden AS saat ini, Barack Obama.
-
Trump Kritik Kekerasan di kota Chicago
Jan 04, 2017 00:32Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump mengkritik walikota Chicago karena tingginya pembunuhan dan insiden penembakan di kota ini.
-
Jubir Trump: Tak Ada Bukti Intervensi Rusia di Pilpres AS
Jan 04, 2017 00:31Sean Spicer, juru bicara presiden terpilih Amerika Donald Trump menekankan, tidak ada bukti yang menunjukkan intervensi Rusia di pemilu presiden Amerika Serikat.
-
Diskriminasi Muslim Amerika Serikat
Des 11, 2016 12:33Pusat riset di Amerika Serikat menyatakan, mayoritas warga negara ini meyakini bahwa Muslim Amerika mendapat perlakukan diskriminatif. Berdasarkan data terbaru pusat Riset PEW di Amerika Serikat, 82 persen rakyat negara ini mengakui bahwa etnis Muslim Amerika mengalami perlakuan tak adil, prasangka dan aksi diskriminasi.