Turki dan Saudi Tingkatkan Hubungan Bilateral
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyerukan normalisasi hubungan antara Ankara dan Riyadh.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam kontak dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz juga menegaskan perluasan hubungan bilateral berdasarkan kepentingan bersama.
Selama beberapa bulan terakhir, Ankara meningkatkan upayanya untuk memperluas hubungan dengan negara-negara kawasan, termasuk Arab Saudi dan Mesir.
Pada Juni tahun ini, Erdogan menyerukan hubungan "menang-menang" antara negaranya dan Mesir serta negara-negara Teluk Persia.
Hubungan Turki dengan Arab Saudi tegang, karena langkah Ankara yang mendukung Qatar dalam perselisihan antara Riyadh dan Doha, kemudian meningkat menjadi krisis setelah terjadi pembunuhan penulis dan jurnalis kritis Saudi Jamal Khashoggi.
Sejak itu, sanksi perdagangan terhadap produk Turki di Arab Saudi dimulai Oktober lalu yang berdampak negatif terhadap ekspor Turki ke negara itu.(PH)