Saudi-Bahrain Usir Dubes Lebanon, Hizbullah Angkat Suara
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i107884-saudi_bahrain_usir_dubes_lebanon_hizbullah_angkat_suara
Pemerintah Bahrain memberi waktu 48 jam kepada dubes besar Lebanon untuk meninggalkan ibu kota Manama.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 30, 2021 09:39 Asia/Jakarta
  • Bendera Arab Saudi.
    Bendera Arab Saudi.

Pemerintah Bahrain memberi waktu 48 jam kepada dubes besar Lebanon untuk meninggalkan ibu kota Manama.

Langkah itu mengikuti keputusan Arab Saudi, yang menarik duta besarnya dari Beirut dalam menanggapi statemen Menteri Informasi Lebanon, George Kordahi yang mengkritik serangan koalisi Saudi ke Yaman.

Kordahi, seperti dilansir IRNA, Sabtu (30/10/2021), mengecam agresi Saudi dan mengatakan Gerakan Ansarullah hanya membela diri dari serangan itu selama bertahun-tahun.

"Saya percaya bahwa perang di Yaman adalah perang yang sia-sia dan harus dihentikan. Rakyat Yaman membela diri, haruskah bangsa seperti itu diserang?" tegasnya.

Media-media Saudi menyerang Kordahi habis-habisan dan mengklaim pernyataan tersebut dapat memicu sebuah krisis besar dalam hubungan antara Beirut dan Riyadh.

Hizbullah Lebanon menegaskan pada Kamis malam bahwa serangan atas Kordahi merupakan serangan terhadap kedaulatan dan wibawa Lebanon.

"Hizbullah menentang keras setiap tuntutan untuk mencopot menteri informasi Lebanon atau memaksanya untuk mengundurkan diri," kata pernyataan kelompok itu.

Hizbullah memuji sikap berani Kordahi dan mengecam serangan kejam Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) terhadap dia. (RM)